Berita Terkini : Inilah Dampak Nyata Yang Akan Timbul Saat Reklamasi Teluk Jakarta Diabaikan !

0
1718
reklamasi teluk Jakarta

Berita Terkini : Inilah Dampak Nyata Yang Akan Timbul Saat Reklamasi Teluk Jakarta Diabaikan !

indowarta.com– Diberhentikannya pemabahasan Raperda Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta serta Raperda Zonasi Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil (AWP3K) oleh DPRD DKI Jakarta akan menimbulkan beberapa konsekuensi.

Kepala Dinas Penataan Kota DKI Jakarta Achmadi mengatakan jika Raperda yang membahas reklamasi teluk Jakarta tidak di sahkan, semua bangunan yang berdiri di pulau hasil reklamasi belum bisa mendapatkan ijin dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pipntu (BPTSP) DKI Jakarta. Dengan begitu, bangunan tersebut bisa saja disebut ilegal karena tidak mendapatkan ijin.

Sependapat dengan pernyataan diatas, Pakar Hukum Lingkungan Hidup, Asep Warlan Yusuf menyatakan bangunan yang terlanjur dibangun itu akan tetap berdiri tanpa adanya status yang jelas. Bangunan tersebut akan dinyatakan berstatus Quo sampai dengan adanya kepastian dan juga keabsahan legalitas dari reklamasi Teluk Jakarta.

Sementara itu Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyebutkan pembicaraan kedua raperda tersebut dihentikan bukan ditunda. Dengan begitu bisa ditarik kesimpulan kalau reklamasi Teluk Jakarta akan dibatalkan. Jikalau memang benar akan dibatalakan, maka bangunan yang terlanjur berdiri tersebut harus mendapatkan ganti rugi.

reklamasi teluk Jakarta

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, bangunan yang telah berizin harus ada penggantia ganti rugi. Saat ini , satu dari 17 pulau hasil Reklamasi Teluk Jakarta yakni pulau C telah berdiri sejumlah bangunan oleh anak perusahaan Agung Sedayu Group yaitu PT. Kapuk Naga Indah.

Saat ini pulau C sudah dilakukan penertiban. Surat peringatan juga sudah dilayangkan. Tak hanya itu, surat segel dan surat perintah bongkar pun juga sudah ikut dilayangkan. Mereka diarahkan agar pembangunan di hentikan sementara hingga perizinan selesai dilakukan.

Berdasarkan pantauan dokumentasi di pulau C, tampak beberapa bangunan di pulau tersebut sudah sangat masih. Beberapa bangunan di wilayah tertentu telah dibuat oleh oleh pekerja di lapangan seperti infrastruktur, akses jalan dari pulau ke pulau dan lain-lain.

baca juga :

Berita Terkini : Tulang Dada M Siyono Terbukti Patah, Densus 88 Langgar HAM ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here