Berita Terkini: Bergantungnya Ekonomi Indonesia Pada Freeport!

0
315
Freeport
Copyright©merdeka

Bergantungnya Ekonomi Indonesia Pada Freeport!

Indowarta.com – PT Freeport Indonesia di Tanah Papua menjadi sumber ekonomi bangsa Indoenesia. Namun keberadaan Freeport sendiri juga mengundang polemik pro dan kontra yakni ada pihak yang mendukung perusahaan AS tersebut dan ada pula yang menolak keberadaannya.

baca juga :  Berita Terkini: Polisi Selidiki Penggerak Massa Serikat Pekerja Freeport!

Seperti diketahui jika Freeport sendiri merupakan salah satu perusahaan yang di tangani oleh Amerika Serikat (AS). Sedangkan pro dan kontra sendiri mencuat karena keberadaan perusahaan emas ini tak mau mengikuti aturan dari Presiden Joko Widodo.

Aturan yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi slah satunya yakni mengenai perubahan kontrak karya (KK). Dari kontrak karya aan dirubah ke usaha perkembangan agar perusahaan bisa melakukan ekspor konsentrat mentah.

Dengan itu maka ada tiga opsi yang tidak boleh ditawar lagi oleh perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut. Mulai dari perubahan kontrak karya menjadi Izin Usaha Tambang Khusus (IUPK), pembangunan fasilitas pengolahan dan pembangunan serta divestasi saham sebesar 51 persen.

Freeport
Copyright©merdeka

Terkait hal ini pemrintah Indonesia pun melakukan rundingan dengan Freeport mengenai implenasi atura itu. Perundingan dilakukan oleh Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Iganus Jonan pada Kamis, 4 Mei 2017 lalu.

Irganus Jonan bertemu dengan CEO Freeport McMoRan Inc, Ricard C. Adkerson yang juga merupakan pertemuan pertama keduanya. Dalam pertemuan tersebutdibahas terkait kesepakatan pemerintah Indonesia dengan PT Freeport tersebut.

baca juga :  Berita Terkini: Freeport Jangan Kebanyakan Mengatur RI!

Akhirnya tim perunding diberikan waktu untuk mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan negosiasi peraturan tersebut hingga tanggal 10 Oktober 2017 mendatang. Hal ini dikatakan oleh Teguh Pamudji selaku Sekertaris Jenderal Kementerian ESDM.

‘Hari ini dilakukan perundingan pertama pemerintah dengan PT Freeport. Kita sendiri masih punya waktu lima bulan, namun diharapkan Pak Menteri dapat beri apresiasi pada tim perundingan’ ujar Teguh Pamudji.

freeport indo
Copyrigth©jaknews

Dalam pertemuan tersebut dibahas setidaknya ada empat hal penting yakni mengenai stabilitas, investasi, aturan fisikal dan divestasi, operasi setelah tahun 2021 sempangunan smelter. Keempatnya sendiri merupakan satu paket dan menurut Menteri ESDM harus dilaksanakan berdasarkan arahan.

Mengenai Freeport ini diketahui banyak sekali pro dan kontra dari pihak pemerintahan khususnya warga Papua. Seperti terlihat jika sejumlah pihak juga meminta PT Freeport diusir dari tanah Papua.

baca juga :  Berita Terkini: Direksi Freeport Sambangi Kantor Wiranto, Sedang Apa?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY