Berbagai Kontroversi yang Warnai Sidang Ahok Selama Ini!

0
556
Ahok
Copyright©kapanlagi

Berbagai Kontroversi yang Warnai Sidang Ahok Selama Ini!

Indowarta.com – Kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memang berhasil menyita perhatian masyarakat dari semua kalangan. Mereka menilai terdakwa ‘dilindungi penguasa’. Tak sedikit yang menganggap Ahok diistimewakan.

Kasus ini bermula saat Ahok menyinggung surat Al Maidah 51 dalam pidatonya di hadapan warga Kepulauan Seribu pada 27 September 2017 lalu. Setelah video pidato tersebut tersebar, muncul gelombang protes besar-besaran dari umat Islam.

Belakangan ini, Ahok menjadi terdakwa kasus penodaan agama. Sidang Ahok pertama digelar di PN Jakarta Utara pada 14 Desember 2017 lalu yang saat itu menempati eks Gedung PN Jakpus di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Bahkan berbagai kontroversi juga mewarnai jalannya persidangan selama ini.

Pertama Polda Metro Jaya mengusulkan lokasi sidang Ahok dipindahkan. Sehari setelah sidang perdana digelar, Polda Metro Jaya mengusulkan untuk memindahkan lokasi sidang. Baru pada sidang ke-3, lokasi sidang dipindahkan ke Kementan.

Sidang ahok
Copyright©merdeka

Polisi yang ngotot mengusulkan pemindahan lokasi sidang dinilai telah melakukan intervensi terhadap pengadilan.

Kedua, Ahok dianggap memojokkan Ketua Umum MUI pada persidangan sehigga memicu kemarahan umat Islam. Kejadian tersebut terjadi tepatnya pada sidang Ahok ke-8. Ketum MUI KH Ma’ruf Amin dianggap telah dipojokkan oleh Ahok dan kuasa hukumnya. Sikap itu kemudian menimbulkan kontroversi.

Ketiga, polisi meminta hakim untuk menunda persidangan. Hal itu berkaitan dengan Pilkada DKI putaran kedua. Saat itu sidang beragendakan membacakan tuntutan terhadap Ahok. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan menepis semua tudingan soal intervensi. Ia beranggapan surat tersebut hanya sekadar saran.

Keempat, JPU menunda pembacaan tuntutan karena belum selesai diketik. Sidang saat itu tetap digelar, namun banyak yang menganggap sandiwara. Mereka beralasan penundaan karena surat tuntutan belum diketik. Hingga akhirnya JPU meminta hakim menunda sidang.

Penundaan ini mengundang keanehan. Bahkan JPU mempertimbangkan surat Polda Metro Jaya yang menginginkan sidang ditunda hingga hari pencoblosan. Mengetahui penundaan tersebut, netizen pun menjadi geram.

Kelima, JPU tuntut Ahok 1 tahun penjara. JPU dianggap kembali membuat umat islam kecewa. dengan mengabaikan Pasal 156a KUHP, JPU hanya menuntut Ahok 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.

Baca Juga Berita Terkini: Menakar Vonis yang Akan Dijatuhkan Hakim Dalam Sidang Ahok Besok!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here