Berita Terkini: Divonis 2 Tahun Penjara, Inilah Hal yang Meringankan dan Memberatkan Ahok!

0
432
Ahok
Copyright©kapanlagi

Divonis 2 Tahun Penjara, Inilah Hal yang Meringankan dan Memberatkan Ahok!

Indowarta.com – Hari ini Selasa, 9 Mei 2017 Gubernur DKI Jakarta Bauski Tahahja Purnama alias Ahok menjalani sidang vonis terkait kasus dugaan penodaan agama yang dilakukannya. Ahok dihukum selama 2 tahun penjara dan Vonis Ahok ini sendiri diputsukan oleh hakim ketua Dwiarso Budi.

Setelah mentapkan Vonis Ahok hakim membacaan hal-hal yang dianggap meringankan dan memberatkannya selama proses persidangan. Hal yang memberatkan yakni terdakwa tidak merasa bersalah terkait dengan perbuatan yang dilakukannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Hakim Dwiarso Budi dalam persidangan pada Selasa, 9 Mei 2017. ‘Hal yang dianggap memeberatkan terdakwa karena terdakwa sendiri tak merasa bersalah jika perbuatannya mennyinggung umamt islam dan dapat memecah belah kerukuan umat’ ujarnya.

Ahok
Copyright©kapanlagi

Sedangkan hal yang meringankan terdakwa juga disampiakan langsung oleh Dwiarso Budi. Ahok dinilai bersikap sopan dalam serentetan persidangana kasus dugaan penistaan agama dan terdakwa dinilai juga sangat koorporatif menjalani proses persidangan.

Sementara itu diketahui jika Vonis Ahok ini dijatuhkan oleh majelis hakim dalam sidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. Dalam sidang tersebut hakim menyatakan jika Ahok terbukti bersalah melakukan penodaan agama.

Terdakwa dinilai telah melakuakan penodaan agama melalui pernyataannya yang menyinggung isi Surat Al-Maidah ayat 51. Ahok sendiri dinilai melakukan penistaan agama saat berpidato di Pulau Pramuka, Kepualauan Seribu tahun lalu.

Maka dari itu majelis hakim memutuskan untuk menjatuhkan vonis selama dua tahun penjara seklaigus perintah penahanan. ‘Dengan ini menyatakan terdakwa Basuki Thahaja Purnama (Ahok) terbukti bersalah secara sah deenan melakukan tindakan penodaan agama’ ujar Dwiarso Budi.

Majelis hakim menilai terkaiit sambutan terdawa saat bertemu warga di tempat penggalangan ikan di kepulauan Seribu. Kalimat yang dinyatakan memenuhi usnur penodaan agama yakni yang perkataan ‘dibohongi Surat Almaidah 51’.

Vonis Ahok pun akahirnya dijatuhkan karena terbukti emlakukan tindak pidana pasal 156a KUHP. Ahok terbukti secara sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan permusuhan penyalahgunaan ataupun penodaan terhadap suatu agama.

Nampak saat setelah hakim menjatuhkan vonis tersebut Ahok dan pihaknya ingin mengajukan banding. Terlhat jika dalam sidang Ahok pada siang tadi juga dihadiri sejumlah pendukung pemimpin DKI Jakarta ini dan mendengan keputusan hakim mereka pun ikut bersedih.

baca juga : Berita Terkini: Balai Kota Banjir Karangan Bunga Untuk Hakim Jelang Vonis Ahok Hari Ini!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY