Berita Terkini: Divonis 2 Tahun Penjara, Ahok Akan Ajukan Banding Dari Rutan Cipinang!

0
397
Ahok
Copyright©RMOL

Berita Terkini: Divonis 2 Tahun Penjara, Ahok Akan Ajukan Banding Dari Rutan Cipinang!

Indowarta.com– Gubernur DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama atau  yang kerap disapa dengan nama Ahok ini telah mengajukan banding atas vonis yang telah dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada hari Selasa 9 Mei 2017. Ahok telah dinyatakan terbukti bersalah telah melanggar pasal 156a KUHP mengenai penodaan agama.

Setelah berdiskusi dengan kuasa hukumnya, Ahok pun mengatakan “Saya mengajukan banding yang mulia”. Untuk mempertimbangkan vonis yang telah dijatuhkan oleh hakim, Jaksa Penuntut Umum pun meminta waktu untuk sementara ini. Pengadilan akan memberikan waktu maksimal tujuh hari bagi jaksa untuk menyatakan sikap langkah hukum atas vonis yang telah diputuskan.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: JK Minta PBB tak Ikut Campur Soal Hukuman Ahok!

Dwiarso Budi Santiarto yang merupaakn ketua majelis hakim di dalam vonisnya ini telah menyatakan bahwa Ahok selaku terdakwa ini telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penodaan agama. Dwiarso saat membacakan putusan sidang mengatakan “Pidana penjara selama dua tahun, menetapkan agar terdakwa ditahan”.

Ahok
Copyright©kapanlagi

Hakim juga memerintahkan Ahok untuk ditahan. Pada saat ini Ahok tengah dalam proses administrasi di Rutan Cipinang. Jaksa Ali Mukartono, di Auditorium Kementan, Jakarta pada hari Selasa 9 Mei 2017 ini telah mengatakan “Sekarang Ahok tengah menyelesaikan administrasi di Cipinang”.

Menurut Ali, Ahok akan ditempatkan di Rutan Cipinang karena Ahok pada saat ini masih sebagai tahanan. Karena pihak Ahok mengajukan gugatan, vonis tersebut pun masih belum berkekuatan hukum tetap. Kuasa hukum Ahok yang bernama I Wayan Sidarta ini telah mengatakan bahwa pada saat ini sebagian timnya telah mendampingi Ahok di Rutan Cipinang.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Ahok Cabut Gugatan Banding Jaksa Kok Tetap Lanjutkan?

Salah satu anggota majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta pada hari Selasa 9 Mei 2017 ini telah mengatakan bahwa untuk menjatuhkan pidana, ada hal yang memberatkan dan juga meringankan. Yang memberatkan adalah terdakwa tidak merasa bersalah, perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan pada umat Islam, perbuatan terdakwa dapat berpotensi memecah hubungan antargolongan.

Sementara itu yang telah meringankan Ahok adalah terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan, dan kooperatif selama persidangan berlangsung.

baca juga :

Divonis 2 Tahun Penjara, Ahok Tak Lagi Jadi Gubernur DKI?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY