Buni Yani Akan Jalani Sidang di Pengadilan Negeri Bandung!

0
361
Buni Yani
Copyright©viva

Buni Yani Akan Jalani Sidang di Pengadilan Negeri Bandung!

Indowarta.com – Buni Yani akan menjalani sidang yang rencanaya akan di gelar di Pengadilan Negeri Bandung. Seperti diketahui jika sidang tersebut dilakukan terkait dengan kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE).

Namun menurut kabar jika sidang dengan tersangka Buni Yani dipindah dari Pengadilan Negeri Depok. Mengenai hal ini juga dijelaskan oleh  Raymond Ali selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Raymond mengatakan jika sebelumnya Mahkamah Agung (MA) memutuskan jika sidang tersebut akan digelar di PN Bandung tidak jadi di PN Depok. ‘Memang  ada putusan dari MA jika pelaksanaan sidang tersangka Buni Yani akan digelar di PN Bandung’ ujarnya pada Senin, 8 Mei 2017.

Buni Yani
Copyright©viva

Akhirnya sidang pun dipindah dari PN Depok ke PN Bandung dengan alasan untuk memperlancar jalannya persidangangan nantinya. Raymond mengatakan jika pemindahan tersebut dilakukan agar nantinya persidangan berjalan lancar dan tertib.

Sementara itu terkait penentuan waktu sidang sendiri akan ditentukan oleh Pengadilan Negeri Bandung. Penentuan waktu akan dilakukan setelah surat dakwaan tersangka diserahkan kepada tim jaksa penuntut umu (JPU).

Waktu persidangan belum bisa ditentukan karena hingga kini pihak jaksa belum memberikan surat dakwaaan tersebut dan masih menyempurnakannya. ‘Kami tengah menyempurnakan surat dakwaan tersebut agar nantinya lebih matang dalam persidangan nai’ ujar Raymond.

Sedangkan Buni Yani sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pengasutan usnsur SARA. Terkait pesidangannya ini Kejaksaan Tinggi Negeri Jawa Barat sudah menetapkan tim jasa yang akan diketuai oleh jaksa senior.

Buni ditetapkan menjadi tersangka terkait dengan caption pada video pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang diunggah di media sosial facebook. Nampak kalimat caption yang dianggap mengandung unsur SARA yakni ‘Penistaan terhadap agama?’, ‘Bapak-Ibu pemilih muslim. Dibohongi Surat Al-Maidah 51 juga Bapak Ibu dibodohi’ dan ‘Kelihatannya akan terjadi suatu yang kurang baik terhadap video ini’.

Maka dengan itu Buni Yani ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 UU nomer 11 tahun 2008 tentang ITE. Sebelumnya Buni sempat mengajukan prapengadilan terkait dirinya ditetapkan menjadi tersangka namun permohonan tersebut ditolak oleh PN Jkarta Selatan.

baca juga : Buni Yani: Saya Tidak Bodoh Karena Mengajar Mata Kuliah!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY