Berita Hari Ini : Ujicoba Penghapusan 3 In 1 Akan Diperpanjang Sampai 1 Bulan Ke depan ?

0
950

Berita Hari Ini : Ujicoba Penghapusan 3 In 1 Akan Diperpanjang Sampai 1 Bulan Ke depan ?

indowarta.com– Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan juga Polda Metro jaya sepakat akan memperpanjang uji coba penghapusan 3 in 1 untuk satu bulan kedepan. Hal ini merupakan hasil rapat evaluasi penghapusan 3 in 1 yang digelar kedua belah pihak dengan mempertimbangkan berbagai data yang telah ada.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Nadri Yansyah mengatakan bahwa diputuskan dari hasil dikusi telah disepakati uji coba penghapusan 3 in1 akan diperpanjang sampai 4 minggu kedepan yaitu sampai tanggal 14 Mei 2016. Hal itu dia nyatakan ketika rapat evaluasi di Gedung Teknis, jati Baru, Jakarta Pusat, Kamis 14 April 2016.

Dalam rapat itu juga dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Risyapudin perwakilan dari Dewan Transporatasi Kota Jakarta. Tak hanya itu, dia juga mewakili Dewan Riset DaeraH YLKI termasuk Transjakarta.

Uji coba dilakukan untuk mengkaji lebih dalam mengenai volume kendaraa, waktu tempu, pembenahan dan juga perbaikan polling. Hasilnya pun diprediksi akan lebih akurat. Evaluasi akan dilakukan setiap minggu sehuingga hasilnya akan lebih akurat.

3 in 1

Selain melakukan uji coba, Transjakarta juga akan meningkatkan pelayanan sehingga masyarakat tidak akan kecewa lagi saat memilih angkutan umum. Diminta Transjakarta segera mungkin untuk menyelesaikan administrasi penambahan 600 bus bantuan Kemenhub. Kini masih 49 bus, bus dan sopir juga sudah siap beserta administrasinya.

Sementara itu ada peningkatan yang signifikan di beberapa ruas jalur 3 in1. Rata-rata 24,6 persen peningkatan kemacetan terjadi.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto Rabu 13 April 2016 mengatakan selama uji coba tersebut,kemacetan berada di titik Dukuh Atas ke HI dan mengalami kenaikan hingga 35 persen. Tak hanya itu, dari Sarinah ke arah utara mengalami kenaikan sebesar 100 persen.

Lalu masih ada beberapa titik yang kenaikannya hanya sebesar 9 persen. Namun apabila dirata-rata, kenaikan tersebut adalah 24,6 persen. Hasilnya volume kemacetan pada saat jam berangkat dan pulang kerja pun bertambah signifikan.

baca juga :

Berita Terkini: Pengamat Sosial ‘Alasan Ahok Hapus 3 In 1 Sangat Lucu’, Inilah Modus Baru Joki Tawarkan Jasa!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here