Berita Terkini: Pemerintah Klaim Punya Bukti Kuat Untuk Bubarkan HTI!

0
604
HTI
Copyright©inilah

Pemerintah Klaim Punya Bukti Kuat Untuk Bubarkan HTI!

Indowarta.com – Pemerintah mengklaim memiliki bukti bukti yang kuat dan lengkap bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berideologi anti Pancasila. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan bukti-bukti yang dimiliki oleh pemerintah saat ini lengkap untuk memproses secara hukum ormas Islam tersebut.

Bukti-bukti tersebut kini tengah dipersiapkan dan dikumpulkan oleh kejaksaan untuk mengajukan di pengadilan. Bukti lengkap yakni data dari daerah lewat Kemendagri, kejaksaan, dan kepolisian.

Bukti-bukti tersebut diantaranya yakni berupa rekaman video dan tulisan oleh tokoh HTI yangt menyampaikan seruannya ke khalayak. Tjahjo juga mengatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berhimpun.

Namun himpunan tersebut harus mengakui ideology bangsa atau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk melakukan upaya pembubaran dan melarang kegiatan yang dilakukan oleh ormas HTI.

HTI
Copyright©Panjimas

Kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia tersebut terindikasi kuat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, sebagaiman yang telah diatur dalam UU Ormas. Keputusan untuk membubarkan ormas ini telah melalui satu proses pengkajian yang oanjang dan telah diputuskan pada Senin (8/5).

Pemerintah mengkalim memiliki tiga alasan untuk membubarkan HTI.  Pertama, yakni sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengabil bagian dalam proses pembangunan untuk mencapai tujuan nasional.

Kedua, yakni kegiatan yang dilaksanakan oleh ormas ini terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azaz, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

Ketiga, aktifitas yang dilakukan oleh HTI dinilai telah menimbulkan benturan di kalangan masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membahayakan keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disisi lain, juru bicara HTI, Ismail Yusanto menyesalkan langkah yang diambil oleh pemerintah tersebut. Ia membantah seluruh tudingan pemerintah terhadap ormas keagamaan tersebut. Selain itu ia juga menegaskan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah melakukan pelanggatan hukum maupun memiliki ideologi anti Pancasila.

Kabar terbaru yang beredar, sejumlah perwakilan dari ormas ini menyambangi Gedung DPR. Kedatangan mereka itu untuk melakukan pertemuan dengan Ketua DPR RI Fadli Zon dan menyampaikan aspirasi terkait dengan rencana pembubaran ormas tersebut oleh pemerintah.

Baca Juga Berita Terkini: HTI Minta Perlindungan DPR Saat Ketemu dengan Fadli Zon!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here