Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban 2017!

    0
    8047
    Malam Nisfu Syaban
    Copyright©rumaysho

    Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban 2017!

    Indowarta.com– Pada saat ini kita sedang berada di dalam bulan Syaban. Tidak lama lagi kita akan bertemu dengan bulan Ramadhan. Seperti yang telah diketahiu bahwa selain bulan Ramadhan Rosulullah juga memuliakan bulan yang lainnya dan juga memperbanyak amalan di bulan tersebut. Salah satu bulan yang dimuliakan oleh Rosulullah adalah bulan Syaban. Rosulullah memuliakan bulan tersebut dengan memperbanyak ibadah seperti berpuasa dan juga ibadah yang lainnya.

    Tidak hanya berpuasa saja, pada malam pertengahan bulan (nisfu Syaban) ini juga telah disunahkan untuk memperbanyak ibadah kita kepada Allah SWT. Pada sebagian tradisi yang ada, masyarakat merayakan malam Nisfu Syaban ini dengan cara berkumpul di masjid  sembari beribadah dan juga mengerjakan hal-ha yang baik. Dalam kitab Qalyubi wa ‘Umairah dijelaskan :

    يندب إحياء ليلتي العيدين بذكر أو صلاة أولاها صلاة التسبيح، ويكفي معظمها وأقله صلاة العشاء في جماعة والعزم على صلاة الصبح  كذلك. ومثلهما ليلة نصف شعبان، وأول ليلة من رجب وليلة الجمعة لأنها محال إجابة الدعاء

    Artinya, “Disunahkan menghidupkan malam hari raya, Idhul Fitri dan Idhul Adha, dengan berdzikir dan shalat, khususnya shalat tasbih. Sekurang-kurangnya adalah mengerjakan shalat Isya berjamaah dan membulatkan tekad untuk shalat Shubuh berjamaah. Amalan ini juga baik dilakukan di malam nisfu Sya’ban, awal malam bulan Rajab, dan malam Jumat karena pada malam-malam tersebut doa dikabulkan.”

    Malam Nisfu Syaban
    Copyright©warchild13

    Selain itu pendapat ini juga telah diperkuat oleh banyaknya hadits mengenai keutamaan dari malam Nisfu Syaban. Salah satunya adalah hadits yang terdapat dalam Shahih Ibnu Hibban sebagai berikut ini:

    يَطْلُعُ اللَّهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

    Arinya, “Allah SWT memperhatikan makhluk-Nya pada malam nisfu Sya’ban dan mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang kafir dan orang yang bermusuhan”.

    Menurut penelitian dari sebagian ulama, ada sebagian hadits mengenai keutamaan dari malam Nisfu Syaban Dhaif. Kedhaifan dari hadits tersebut bukannya berarti berujung pada larangan untuk merayakan malam Nisfu Syaban dengan beribadah karena kebanyakan ulama ini memperbolehkan pengamalan hadits dhaif untuk fadhail a’mal.

    baca juga :

    Berbagai Keistimewaan Bulan Sya’ban yang Musti Kamu Ketahui!

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY