Berita Terkini: 1999 Lampion Diterbangkan di Borobudur Saat Perayaan Waisak 2561 BE!

0
219
Waisak
Copyright©jalanjalanyuk

Berita Terkini: 1999 Lampion Diterbangkan di Borobudur Saat Perayaan Waisak 2561 BE!

Indowarta.com– Sebanyak 1.999 lampion ini telah diterbangkan di Taman Aksobhya kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Hal ini dilakukan menjelang Hari Raya Waisak 2561 BE/2017 pada hari Rabu 10 Mei 2017 malam hari.

baca juga : Berita Terkini: Hari Libur Nasional Bertambah di Tahun 2017, Cek Selengkapnya!

Berdasarkan dari pantauan, penerbangan lampion itu telah dilakukan secara bertahap karena daya tampung dari taman Aksobya yang berada di sisi tenggara Cando Borobudur itu memang terbatas. Sekitar 200 lampion ini diterbangkan pada tiap tahapnya.

Peserta yang ingin menerbangkan lampion ini akan dikenakan biaya sebesar Rp 100 ribu per lampion oleh panitia.

Waisak
Copyright©wego

Namun karena membludaknya pengunjung pada penerbangan lampiong tersebut membuat sebagian tanamaan yang ada di taman tersebut terinjak-injak oleh para pengunjung tersebut. Untuk masuk lokasi penerbangan lampion, pengunjung yang akan menerbangkan lampion ini harus mengatre terlebih dahulu.

Salah satu pengunjung yang berslah dari Jakarta bernama Alan ini mengaku bahwa dirinya datang ke Borobudur bersama dengan lima orang temannya. Mereka ingin menerbangkan lampion pada saat itu. Dirinya berharap agar dengan menerbangkan lampion Waisak tersebut, keluarga diberi kesehatan dan juga kemurahan rezeki.

baca juga : Berita Terkini: Hooters Akan Tetap Buka Selama Bulan Ramadhan, dengan Tampilan Lebih Sopan!

Alan mengatakan “Kami datang ke sini, khusus untuk menerbangkan lampion”. Beberapa pengunjung pun juga berfoto pada saat menerbangkan lampion tersebut.

Perayaan Waisak 2561 BE ini berlangsung pada hari Kamis 11 Mei 2017 pada pukul 04.42.09 WIB. Di pelataran Candi Borobudur yang juga warisan budaya dunia itu, Umat Buddha dan para biksu sangha perwakilan umat Buddha Indonesia melakukan meditasi.

Perayaan dari Trisuci Waisak ini di dalam ajaran agama Buddha digelar untuk memperingati sebanyak tiga peristiwa penting yang telah terjadi  bertepatan dengan adanya bulan purnama. Tiga peristiwa penting yang dimaksud itu adalah kelahiran Sidharta Gautama, Shidarta memperoleh penerangan sempurna sebagai Buddha dan yang ketiga adalah mangkat Sang Buddha Gautama.

Pada saat lampion diterbangkan, langit di sekitar pun nampak lebih indah dengan hiasan lampion yang berterbangan. Tentu saja ini merupakan momen yang jarang terjadi.

baca juga : 

Resmi, ,Catet Jadwal Hari Libur Nasioanal Untuk Tahun 2017 Berikut Ini Ya !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY