Hari Raya Waisak, 678 Napi Beragama Buddha Dapatkan Remisi!

0
347
Hari Raya Waisak
Copyright©riaubook

Hari Raya Waisak, 678 Napi Beragama Buddha Dapatkan Remisi!

Indowarta.com– Pada hari Raya Waisak tahun 2017 ratusan narapidana telah menerima remisi khusus. Remisi khusus tersebut akan diberikan kepada mereka yang menjalani sisa pidana penjara maupun langsung bebas dari masa hukumannya.

baca juga : Paling Asyik Memang Nonton Youtube Sambil Nunggu Sahur Saat Pakai XL!

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan K. Dusak, dalam keterangan tertulis kepada wartawan pada hari Kamis 11 Mei 2017 ini telah mengatakan “Remisi di Hari Raya Waisak tahun 2017 ini merupakan momen yang dinantikan oleh napi yang beragama Buddha di seluruh Indonesia. Jumlah napi yang mendapatkan Remisi di Hari Raya Waisak Tahun 2017 ini sebanyak 678 orang”.

Pemberian remisi khusus di hari raya Waisak ini telah terbagi menjadi beberapa wilayah. Seperti di Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara terdapat 170 napi yang telah menerima remisi ini, di Kanwil Banten memberikan remisi khusus kepada 82 narapidana, dan Kanwil Kalimantan Barat sebanyak 67 napi.

Hari Raya Waisak
Copyright©tstatic

Dusak mengatakan bahwa pemberian remisi ataupun pengurangan masa pidana ini diberikan kepada napi yang telah diatur di dalam UU RI No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, yang telah diubah menjadi PP Nomor 99 Tahun 2012, serta Kepres No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi. Dusak berharap agar pemberian Remisi, seluruh napi yang telah menerima ini bisa instropeksi dan juga menyadari kesalahannya.

baca juga : Berita Terkini: Lantaran Postingan di Media Sosial, Ansor dan FPI Pasuruan Sempat Bersitegang!

Dusak mengatakan “Remisi Khusus Hari Raya Waisak diberikan kepada narapidana beragama Buddha yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, diantaranya adalah persyaratan telah menjalani pidana minimal 6 (enam) bulan dan tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana) serta turut aktif mengikuti program pembinaan di Lapas atau Rutan. Diharapkan dengan pemberian remisi ini warga binaan dapat lebih introspeksi menyadari kesalahannya sehingga merubah perilaku menjadi lebih baik”.

Sampai saat ini para penghuni Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia ini adalah sebanyak 219.832 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 149.648 orang merupakan napi dan 70.184 orang berstatus tahanan.

baca juga : 

Berita Terkini: 1999 Lampion Diterbangkan di Borobudur Saat Perayaan Waisak 2561 BE!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here