3 Amalan Utama yang Bisa Dikerjakan Pada Malam Nisfu Syaban!

    0
    12870
    Malam Nisfu Syaban
    Copyright©warta.sumedang

    3 Amalan Utama yang Bisa Dikerjakan Pada Malam Nisfu Syaban!

    Indowarta.com– Syaban ini berarti bulan yang penuh akan ampunan dan juga kebaikan. Pada bulan ini Allah telah membuka pintu rahmat dan juga ampunan seluas-luasnya. Oleh sebab itu, telah dianjurkan untuk memperbanyak lagi ibadah sunah seperti puasa sunah.

    Hal tersebut seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebuah hadits ni telah menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW lebih sering berpuasa sunah pada bulan Syaban dibandingkan dengan pada bulan yang lalinnya. (HR. Bukhari).

    Tidak hanya berpuasa saja, lebih menghidupkan bulan Syaban ini juga telah dianjuran khususnya pada malam Nisfu Syaban. Maksud dari lebih menghidupkan ini adalah dengan perbanyak ibadah kita ke Allah SWT terutama pada malam Nisfu Syaban.

    Malam Nisfu Syaban
    Copyright©rumaysho

    Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki telah menegaskan bahwa ada banyak kemulliaan di malam Nisfu Syaban : Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab do’a orang yang meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang dari neraka.

    Setidaknya ada tiga amalan yang dapat dilakukan pada malam Nisfu Syaban. Tiga amalan ini disarikan dari kitab Madza fi Sya’ban karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki.

    Yang pertama adalah memperbanyak doa kita. Hal ini berdasarkan dari hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :

    ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه

    شحناء

    Artinya, “(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi).

    Yang kedua adalah membaca kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan :

    وينبغي للمسلم أن يغتنم الأوقات المباركة والأزمنة الفاضلة، وخصوصا شهر شعبان وليلة النصف منه، بالاستكثار فيها من الاشتغال بكلمة الشهادة “لا إله إلا الله محمد رسول الله

    Artinya, “Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya”.

    Yang ketiga adalah perbanyak istighfar. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan :

    الاستغفار من أعظم وأولى ما ينبغي على المسلم الحريص أن يشتغل به في الأزمنة الفاضلة التي منها: شعبان وليلة النصف، وهو من أسباب تيسير الرزق، ودلت على فضله نصوص الكتاب، وأحاديث سيد الأحباب صلى الله عليه وسلم، وفيه تكفير للذنوب وتفريج للكروب، وإذهاب للهموم ودفع للغموم

    Artinya, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan

    baca juga :

    Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban 2017!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here