Berita Terkini: 20 Tahun di Amerika, Empat WNI Ini Akan Segera Dideportasi!

0
572
WNI
Copyright©metrobali

Berita Terkini: 20 Tahun di Amerika, Empat WNI Ini Akan Segera Dideportasi!

Indowarta.com– Agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai Amerika Serikat , ICE ini telah dikabarkan menahan sebanyak empat orang Warga Negara Indonesia atau WNI. Mereka sudah tinggal di New Jersey lebih dari 20 tahun lamanya.

BACA JUGA : Berita Terkini: Saat Sri Mulyani Singgung PNS Soal Perjalanan Dinas!

Empat orang tersebut adalah penganut Kristen yang merupakan bagiand ari sekitar 80 WNI Kristen yang tinggal di New Jersey. Mereka adalah Arino Massie, Saul Timisela, Rovani Wangko, dan Oldy Manopo yang telah ditahan setelah menghadiri pertemuan tahunan yang disebut dengan ‘check in’ di New York.

Pada saat masa pemerintahan dari Persiden Barrack Obama pertemuan yang digelar ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan. Namun pada saat masa pemerintahan Donald Trump, hal ini telah menjadi sesuatu yang tidak pasti.

WNI
Copyright©tstatic

Situs WNYC telah melaporkan bahwa mereka diperintah untuk datang lagi sambil membawa paspor. Jika pada sebelumnya mereka telah dilepas dan juga dipersilakan untuk melakukan ‘check in’ lagi pada tahun berikutnya, namun pada saat ini mereka langsung ditahan dan dibawa ke fasilitas penahanan di Elizabeth, New Jersey.

Keterangan ini telah disampaikan oleh pendeta Seth Kaper-Dale dari Reformed Church of Highland Park yang telah menampung para WNI tersebut. Lalu Muhammad Iqbal yang merupakan Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri ini telah mengatakan bahwa KJRI di New York ini sudah mendapatkan akses kekonsuleran terhadap empat orang WNI yang berada di dalam keadaan baik dan kini sedang menunggu proses pemulangan.

BACA JUGA : Berita Terkini: Fadli Zon Sebut Hakim Dapatkan Tekanan Sebelum Vonis Ahok!

Iqbal melalui sebuah pesan singkat kepada awak media menyebutkan “KJRI terus memantau perkembangannya. Deportasi ini tidak terkait dengan kebijaksanaan Presiden Trump”. Lalu Iqbal menambahkan “Prinsipnya kita menghormati hukum setempat. Ada pelanggaran keimigrasian dan paspor mereka sudah tidak berlaku sejak beberapa tahun lalu”.

Empat WNI tersebut pun mengaku menyelamatkan diri dari kebencian agama di Indonesia. Masuk dengan menggunakan visa turis pada 1990 an. Namun tetap tinggal di Amerika Serikat meski masa beraku visa mereka ini sudah habis.

baca juga : 

Berita Terkini: Hooters Akan Tetap Buka Selama Bulan Ramadhan, dengan Tampilan Lebih Sopan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here