Berita Terkini: Ketua Majelis Sidang Ahok Dipromosikan Jadi Hakim Tinggi Denpasar, Promosi Atau Mutasi?

1
1138
Dwiarso Budi Santiarto
Copyright©detik

Ketua Majelis Sidang Ahok Dipromosikan Jadi Hakim Tinggi Denpasar, Promosi Atau Mutasi?

Indowarta.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok telah divonis hukuman penjara oleh hakim ketua Dwiarso Budi Santiarto. Setelah persidangan tersebut Ketua Majelis Sidang Ahok itu dipromosikan menjadi hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar, Bali.

Bukan hanya Ketua Majelis Sidang Ahok saat itu saja yang akan dipromosikan namun juga dengan anggota majelis hakim lainnya. Semua data nama anggota majelis hakim yang dipromosikan terdekat dalam website Mahkamah Agung (MA) pada Kamis, 11 Mei 2017.

Dwiarso Budi Santiarso sendiri dipromiskan melaui rapat Tim Promosi dan Mutasi (TPM) Mahkamah Agung pada Rabu, 10 Mei 2017. Sebelumnya diketahui jika Dwiarso merupakan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

Dwiarso Budi Santiarto
Copyright©detik

Posisinya akan digantikan oleh Cakra Alam yang sebelumya juga menjadi Ketua PN Makssar. Sedangkan Dwiarso sendiri sudah dipromosikan menjadi hakim tinggi Denpasar, Bali karena dianggap sukses memimpin persidangan kasus dugaan penistaan agama.

Ketua Majelis Sidang Ahok ini sendiri telah menemani persidangan dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Thahaja Purnama selama puluhan kali. Dan puncaknya hari Selasa, 9 Mei 2017 Dwiarso Budi memutuskan jika Ahok bersalah dan dijatuhi dengan kurungan penjara selama 2 tahun.

Sementara itu selain Dwiarso juga ada anggota majelis Ahok yang juga akan dipromosikan. Mereka ialah Jupriyadi yang dipromosikan menjadi Ketua pengadilan Negeri (PN) Bandung. Kemudian Rosyad yang dipromiskan menjadi hakim tinggi Pengadilan Tinggi (PT) Palu.

Ada lagi yakni Hasoloan Sianturi yang dipromosikan menjadi hakim tinggi pada Pengadilan Tinggi (PT) Jambi. Hasoloan sendiri menjabat sebagai humas Pengadilan negeri (PN) Jakarta Utara sebelum dipromosikan.

Diketahui jika Ketua Majelis Sidang Ahok kemarin yakni Dwiarso Budi Santiarto yang juga ditemani oleh empat hakim anggota. Keempatnya yakni Jupriyadi SH, Abdul Rosyad SH, Joseph V.Rahantoknam SH dan I Wayan Wirjana SH.

Dalam persidangan tersebut sebenarnya ada nama Joseph namun meninggal dunia dan akhirnya digantikan oleh Didik Wuryanto. Persidangan itu sendiri digelar di Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta Selatan. Dalam sidang tersebut Dwiarso memutuskan jika Ahok secara sah dan meyakinkan menodai agama terkait dengan ucapan yang menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51.

baca juga : Berita Terkini: Tempo Diretas, Bawakan Nama Habib Rizieq Shihab dan Bebaskan Ahok!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here