Berita Terkini: HTI Bantah Tudingan Anti Pancasila, Begini Penjelasannya!

0
438
Ismail
Copyright©tribunislam

HTI Bantah Tudingan Anti Pancasila, Begini Penjelasannya!

Indowarta.comIsmail Yusanto  selaku juru bicara ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) membantah tudingan yang dilontarkan oleh pemerintah HTI bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Ia kemudian menjelaskan, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga HTI, tertulis bahwa pihaknya merupakan organisasi dakwah yang bergerak di Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Ismail juga mengatakan bahwa hanya paham-paham ateisme, Leninisme, dan Marxisme yang dianggap bertentangan dengan UUD. Sehingga menurutnya apa yang telah ditudingkan pemerintah kepada pihaknya itu tidak benar.

Ia mengklaim bahwa pihaknya hanya menyampaikan ajaran agama Islam, baik syariah, akidah , maupun khalifah. “Ajaran Islam tidak pernah disebut bertentangan dengan Pancasila, Ujar Ismail kepada awak media.

Ismail juga mengatakan, menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, ajaran Islam tidak termasuk paham yang bertentangan dengan Pancasila.

HTI
Copyright©cnnindonesia

Ia menilai bahwa Pancasila dan khalifah dapat berjalan secara beriringan. Menurutnya HTI tidak pernah mengubah gagasan filosofi Pancasila tentang ketuhanan, persatuan, kerakyatan, keadilan, dan kemanusiaan.

“Seperangkat gagasan filosofis itu bisa berjalan karena ada sistem di bawahnya yang sangat bergantung pada tafsir terhadap Pancasila dan siapa penguasanya. Itu yang kita sasar. Dulu Orde Lama juga berdasar Pancasila tapi ada Partai Komunis Indonesia. Sekarang reformasi Pancasila juga tapi neoliberal,” ujarnya.

Diketahui HTI sendiri telah aktif sejak tahun 1986, selain itu juga terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan dan mendapatkan surat keterangan terdaftar dari Kemendagri pada 2002.

Sejak UU ormas diterbitkan pada tahun 2013, HTI telah mendaftarkan organisasinya ke kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Sehingga saat ini berstatus ormas berbadan hukum.

Seperti yang telah diketahui, Wiranto mengatakan bahwa kegiatan HTI terindikasi kuat bertentangan dengan Pancasila dam UUD 1945, sebagaimana yang telah diatur dalam UU Ormas. Pemerintah mengklaim memiliki tiga alasan kuat untuk membubarkan HTI.

Ismail sendiri mengaku menyesalkan langkah yang diambil oleh pemerintah itu. Ia membantah seluruh tudingan kepada ormasnya. Selain itu ia juga menegaskan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah melakukan pelanggaran hukum maupun memiliki ideologi anti Pancasila.

Baca Juga Berita Terkini: Pemerintah Bakalan Revisi UU Ormas Usai Bubarkan HTI!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY