Akan Disesuaikan, Tarif Listrik di Bulan Juni Akan Naik Lagi?

0
812
Copyright©Liputan6

Akan Disesuaikan, Tarif Listrik di Bulan Juni Akan Naik Lagi?

Indowarta.com – Kabarnya penyesuaian tarif listrik akan kembali terjadi pada 1 Juni 2017 mendatang dengan mengacu pada Permen ESDM Nomor 18 Tahun 2017. Namun menurut Kepala Stasiun Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan penyesuaian ini belum pasti membuat tarif dasar listrik naik.

Menurut Made ada tiga komoponen yang menjadi pertimbangan besaran penyesuaian tarif, yakni inflasi, harga minyak mentah Indonesia (ICP), serta nilai tukar rupiah terhadap dolar. Terkait inflasi, meski bulan Juni mendatang diprediksi terjadi inflasi mengingat masa Lebaran tiba, ia meyakini nilainya tidak akan signifikan.

Di sela Media Gathering PLTA Lamajan di Pengalengan, Kabupaten Bandung barat, Jumat (5/5), Made mengatakan kemungkinan akan terukur karena kontrol ke pasar-pasar. Kementerian lain yang terkait juga sudah bergerak. Sehingga diharapkan lonjakan kebutuhan pokok tidak terjadi.

Baca Juga Berita Terkini: Tarif Listrik Naik, Warga Semakin Tercekik!

Made juga menyebutkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar saat ini masih relatif stabil. Namun yang dikhawatirkan terletak pada harga minyak mentah Indonesia. Ia mengatakan harga ICP trennya naik. Jika kenaikan tersebut signifikan, maka dapat berpengaruh terhadap tarif listrik.

tarif listrik
Copyright©Okezone

Namun, jika pemerintah mampu mengontrol dengan baik, kemungkinan indikasi kenaikan tersebut tidak akan terjadi. Kendati demikian, ia menuturkan penentuan tarif dasar listrik diputuskan oleh pemerintah, bukan PLN.

Selain itu, penyesuaian tarif juga diperlukan untuk menopang kemajuan industri dalam negeri yang diwujudkan dengan pembangunan infrastuktur listrik yang memadai. Jadi, tarif listrik pada tanggal 1 Juni ada penyesuaian tarif namun belum tentu naik.

Baca Juga Berita Terkini: Tarif Listrik 900 Va Naik Mulai Tanggal 1 Maret Hari Ini !

Sebelumnya, penyesuaian tarif dasar listrik terakhir terjadi pada 1 Januari 2017 dengan besaran 6 sen per kwh. Made menjelaskan bahwa kenaikan tarif listrik yang terjadi pada 1 Mei 2017 lalu bukan terkait dengan penyesuaian tarif, melainkan penerapan fase ketiga subsidi tepat sasaran.

Sementara itu, pemerintah masih menyubsidi pelanggan dengan golongan 450 VA dan sekitar 4,1 juta pengusaha UMKM golongan 900 VA. Dengan subsidi tepat sasarn, 18 juta pelanggan dicabut subsidinya. Subsidi yang dpaat dihemat nantinya digunakan untuk elektifiksi di Indonesia. sekitar 2.500 desa, 16 juta pelanggannya yang belum menikmati listrik.

Baca Juga Berita Terkini: Kenaikan Tarif Listrik 900 Va capai 143 Persen Hingga Mei 2017 Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here