Berita Terkini : Benarkah Ada Hal Yang Tak Lazim Dalam Pembelian RS Sumber Waras ?

0
1774

Berita Terkini : Benarkah Ada Hal Yang Tak Lazim Dalam Pembelian RS Sumber Waras ?

indowarta.com– BPK menyebutkan bahwa ada yang tidak lazim di  transaksi pembeliad sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta. Oleh karena itu dilakukan pemeriksaan pengadaan tanah RS Sumber Waras tersebut.

Kejangaalan yang dimaksud ole BPK adalah transaksi transger tunai sebesar Rp 755,69 miliar dari Pemprov DKI Jakarta ke pihak ketiga. BPK tidak menyebutkan siapa pihak ketiga tersebut. Yang menjanggal lagi adalah transaksi dilakukan tepat pada akhir tahun 2014 yaitu tanggal 31 Desember malam.

Hal ini memberi kesan bahwa pembelian dilakukan secara mendadak. Menurut kepala BPK Harry Azhar pemakaian RS Sumber Waras baru bisa dioperasikan dua tahun kemudian. Adanya beberapa temuan ini membuat BPK bergerak.

Setelah informasi menyebar luas, lahir beberapa spekulasi bahwa transaksi tersebut seolah-olah dilakukan secara tunai dengan uang gepokan. Hal ini didukung dengan pernyataan Ahok saat diperiksa KPK. Disitu Ahok menggunakan istilah tunai tanpa penjelasan lebih lanjut.

Kemudian ada salah satu pihak yang menyebutkan bahwa transaksi tersebut tidak dilakukan dengan uang tunai. Pembelian memang dilakukan secara tunai, namun menggunakan alat transaksi cek.  Jadi tidak ada uang gepokan dalam transaksi tersebut.

ahok

Pihak tersebut mengaku telah melihat salinan transaksi dokumen transaksi pembelian tersebut. Dia menyebutkan terdapat dua bukti pembayaran yaitu pembayaran pajak atas sebagian lahan Rumas Sakit Sumber Waras dan juga pembayaran pelepasan hak atas tanah RS Sumber Waras.

Di dalam dikumen tersebut tertuliskan nama Pemprov DKI mealui Dinas Kesehatan membayarkan langsung uang tersebut ke Yayasan Rumash Sakit  Sumber Waras. Tidak ada lagi nama lain yang tercantum selain nama tersebut.

Transaksi dilakukan dengan cara dua tahap yaitu pada tanggal 31 Desember 2014. Transaksi pertama berlangsung pada pukul 17.06 dengan nilai sebesar Rp 37.784.477.500 ke rekening Bank DKI. Pembayaran ini merupakan untuk membayar pajak sebagian lahan RS Sumber Waras.

Transaksi yang kedua berlangsung pada pukul 19.00 WIB dari rekening Dinas Kesehatan ke Yayasan RS Sumber Waras . Transaksi ini bernilai Rp 717.905.072.500. disitu tertuliskan pembayaran pelepasan ha katas tanahy RS Sumber Waras.

baca juga :

Berita Hari Ini : Ahok Sebut BPK Sembunyikan Kebenaran RS Sumber Waras, Benarkah ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here