Motif Penganiayaan Anggota Paskhas Masih Diselidiki!

0
454
Penganiayaan Anggota Paskhas
Copyright©detiknews

Motif Penganiayaan Anggota Paskhas Masih Diselidiki!

Indowarta.com – Kali ini pihak kepolisian tengah menyelidiki motif Penganiayaan Anggota Paskhas yang terjadi beberapa waktu lalu. Penyelidikan dilakukan terkait dengan penganiayaan anggota Yonko Paskhas 464 di Malang, Praka Yudha.

Menurut informais jika Penganiayaan Anggota Paskhas ini dilakukan oleh 3 Perwira yang hingga kini belum diketahui motifnya. Sedangkan korban sendiri dianiaya hingga tewas dan jenazah korban telah dibawa ke kampung halamannya yakni di Desa Gombing, Jawa Tengah.

Mengenai penganiayaan ini Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama Julexi Tambayong angkat bicara. Dia mengatakan jika pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap kasus penganiayaan ini.

Penganiayaan Anggota Paskhas
Copyright©detiknews

Julexi mengatakan jika penyidikan sendiri dilakukan oleh POM TNI AU guna mengugkap motif sebenarnya kasus ini. ‘Kasus penganiayaan ini tengah diselidiki oleh POM AU. Hal itu dilakukan karena korban merupakan anggota Paskhas di bawah komando Wing II, Makassar’ ujarnya pada Jum’at 12 Mei 2017.

‘Penyidikan hingga kini masih berjalan dan bukan kapasitas saya untuk menyampaikan. Kita tunggu saja hasil penyidik yang mengungkap perkara penganiayaan ini’ sambung Julexi.

Sementara itu Penganiayaan Anggota Paskhas ini terjadi pada Kamis Siang, 11 Mei  2017. Danlanud menjelaskan jika Praka Yudha sendiri merupakan salah satu anggota 58. Dia dikenal sangat pekerja keras dan merupakan satu-satunya tulang punggung keluarga karena ayahnya sudah meninggal dunia.

Sebelum kabar penganiayaan hingga menyebakan korban meninggal sempat tersiar kabar jika korban meninggal akibat depresi lalu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Namun saat divisum dirumah sakit Lanud Abdulrachman Saleh menunjukan banyak luka pada tubuh korban.

Dari itulah kasus penganiayaan terungkap dan diketaui jika korban dianiaya oleh tiga perwira. Ketiga perwira tersebut diantaranya Lettu AM, Letda I dan Letda A yang menganiaya korban hingga tewas dengan tubuh penuh luka.

Akibat Penganiayaan Anggota Paskhas tersebut banyak ditemukan ditubuh korban banyak luka dan dan banyaknya luka itu membuat meninggal. Sedangkan pihak Danlaud sendiri hanya memberikan dukungan untuk mengatarkan jenazah ke kampung halamannya. Sedangkan proses penyidikan akan terus berlanjut hingga diketahui motif dari ketiga tersangka yang juga seorang perwira tersebut.

baca juga : Berita Terkini: Ojek Pangkalan Lagi Lagi Pukul Driver Taksi Online!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here