Berita Harga Minyak Dunia: Makin Merosot, Seharusnya Masyarakat Ikut Menikmatinya !!

0
952
HArga Minyak dunia-

Berita Harga Minyak Dunia: Makin Merosot, Seharusnya Masyarakat Ikut Menikmatinya !!

Indowarta.comHarga Minyak Dunia belakangan ini tarsus terjun bebas dan memunculkan keresahan. Pada awal tahun 2016 yang diawali dengan harga minyak Dunia yang hanya kisaran US$35 per barel, padahal dalam satu tahun yang lalu, harga minyak Dunia masih didalam kisaran US$100 per barel.

Bencana tersebut bermula dari beralihnya pusat Minyak dunia dari Timur tengah menuju Texas dan Nort Dakota dimana ladang minyak AS mulai menggurita. Penemuan ladang minyak baru Amerika Serikat.

Sejak di eksplorasi pada tahun 2008, Amerika Serikat mulai menyalip dominasi negara penghasil minyak dunia. Minyak Produksi Amerika menyumbang setengah dari produksi minyak dunia, hal ini sangat cukup sekali untuk membiayai kebutuhan didalam negaranya.

Saudi dan negara-negara yang tergabung dalam organisasi pengekspor minyak (OPEC) tak lagi bisa menjadi penentu tunggal harga minyak dunia.

Situasi tersebut diwali dengan produksi minyak yang berlimpah, namun penyerapan pasar tidak banyak karena Amerika Serikat tidak lagi mengandalkan OPEC dan juga melambatnya pertumbuhan Ekonomi di China yang juga Konsumen besar Minyak.

Dan negara yang tergabung dalam OPEC tidak cepat tanggap dalam menghadapi situasi tersebut yang mempengaruhi Harga Minyak dunia.

HArga Minyak dunia-

Tahun 2008-2009, harga minyak Dunia juga sempat Anjlok. Namun kala itu, OPEC mengambil keputusan untuk memangkas produksi minyak hingga empat juta barel per hari. Cara itu sangat Efektif untuk mengembalikan Harga Minyak Dunia yang bergerak Stabil dalam waktu singkat.

Akan tetapi, Arab Saudi menolak langkah yang sama pada kali ini, Rene G. Ortiz yang juga Mantan Sekjen OPEC mempertanyakan tentang hal itu.

Ia mengatakan bahwa Produksi minyak AS melonjak. Lebih baik hari ini OPEC berpikir tentang fundamental pasar dari pada memanipulasi pasar. Keduanya memiliki kekuatan yang sangat berbeda.

Namun arab Saudi dan negara Teluk bergeming tentang hal ini. Pertemuan OPEC di Wina pada tanggal 27 November menjadi saksi bahwa pertemuan antara pengekspor minyak banyak sekali guncangan.

Venezuela dan Iran menghadapi Saudi dan sekutunya di Teluk Persia. Iran dan Venezuela mendapat dukungan dari Aljazair, Nigeria, dan beberapa negara yang mendapat keuntungan dari ekspor minyak.

Setelah cerita panjang tersebut, hingga Sekarang Harga Minyak Dunia masih dalam kisaran US$34 per barel. Hal ini tidak bisa diteruskan karena akan banyak dampak buruknya untuk Perusahaan Perminyakan.

baca juga : Berita Terkini: Penjualan Gas PT Badak NGL Melambung Di Tengah Lemahnya Harga Minyak Dan Gas Dunia !!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here