Soal Kasus Habib Rizieq, Tim Hukum FPI Akui Kecewa dengan Penyidik Polda Jabar!

0
1071
habib Rizieq
Copyright©spirit

Soal Kasus Habib Rizieq, Tim Hukum FPI Akui Kecewa dengan Penyidik Polda Jabar!

Indowarta.com– Tim Bantuan Hukum Front Pembela Islam atau FPI ini merasa kecewa dengan Polda Jawa Barat yang menangani kasus Habib Rizieq Shihab. Hal ini karena Polda Jawa Barat telah menyerahkan berkas perkara Habib Rizieq Shihab ke kejaksaan tinggi (Kejati) Jawa Barat tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Ketua Bantuan Hukum FPI yakni Kiagus Muhammad Choiri telah menyatakan bahwa langkah yang telah diambil oleh Polda Jawa Barat ini telah mencederai etika hukum. Kiagus pada  hari Jumat 12 Mei 2017 ini telah mengatakan “Tanpa memberi tahu apapun pada kami, pihak dari Polda koar-koar di media. Etikanya kan harus koordinasi dengan kami. Kami merasa bahwa dengan tidak ada pemberitahuan, ujug-ujug menyerahkan berkas, afwan (maaf) Polda harus belajar lagi”.

Lalu pada saat ditanyai mengenai langkah hukum yang nanti akan ditempuh, Kiagus sendiri menyebutkna bahwa pada saat ini akan melihat perkembangan peneliltian berkas oleh Kejati tersebut. Kiagus menuturkan “Kemungkinan untuk praperadilan bisa saja. Sedang kami pertimbangkan”.

Rizieq Shihab
Copyright©Tempo Nasional – Tempo.co

Seperti yang telah diberitakan bahwa Polda Jawa Barat ini telah melimpahkan berkas perkara yang telah melibatkan Habib Rizieq Shihab yang berkaitan dengan kasus dugaan penistaan Pancasila dan juga penemaran nama baik Soekarno ke Kejati Jawa Barat. Berkas tersebut telah dilimpahkan oleh Polda Jawa Barat pada hari Selasa 2 Mei 2017 yang lalu.

Namun hingga hari Kamis 11 Mei 2017 kemarin pihak dari Bantuan Hukum FPI ini mengaku bahwa masih belum mengetahui hal tersebut. Tidak hanya itu saja, pada hari Rabu 10 Mei 2017, Kabid Humas Polda Jawa Barat yakni Kombes Pol Yusri Yunus telah membenarkan bahwa penyidik Ditreskrimum sudah menyarahkan berkas perkara tersebut kepada Kejati.

Pihaknya telah menargetkan bahwa kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik mantan presiden Ir. Soekarno segera diproses di meja hijau. Yusri pada hari Rabu 10 Mei 2017 mengatakan “Mudah–mudahan sesegera mungkin P21. Itu harapan penyidik, jadi tidak perlu ada lagi P18. Itu harapan kita, tapi tunggu saja dari Kejaksaan”.

baca juga : 

Habib Rizieq Shihab Terancam Dijemput Paksa Polisi, Begini Reaksi FPI!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY