Berita Terkini: Kepala Rutan Cipinang Bantah Ada Ancaman Pembunuhan Ahok!

0
938
Ahok
Copyright©detik

Kepala Rutan Cipinang Bantah Ada Ancaman Pembunuhan Ahok!

Indowarta.com – Setelah divonis dua tahun penjara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok rencananya akan ditahan di Rumah Thanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Namun akhirnya Ahok dipindahkan di Rutan Mako Brimob Kepala II, Depok karena alasan keamanan.

Namun terkait pemindahan tersebut Kepala Rutan Cipinang, Asep Sutandar membantah terkait isu adanya ancaman pembunuhan terhadap Ahok jika nanti diahan disana. Hal ini disampaikan oleh Asep saat ditemui tim media pada Senin, 15 Mei 2017.

‘Pemindahan sendiri dilakukan karena keamanan terpidana (Ahok). Sedangakan untuk ancaman saya kira tidak ada’ ujar Asep Sutandar.

Asep mengatakan meskipun tak ada ancaman kekhawatiran terkait pembunuhan itu juga pasti ada. Hal tersebut karena sosok Basuki Tahahja Purnama sendiri tengah ramai diperbincangkan oleh publik termasuk narapidana lain di Rutan Cipinang. Alasan lain narapidana yang mendekam dalam sel tersebut kebanyakan merupakan kontra-Ahok.

Sidang Ahok
Copyright©Tribunnews

Bagaimana tidak sejumlah narapidana kasus ditahan saat Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. ‘Narapidana saat pemerintahan Pak Ahok ada disini mulai dari kasus penggandaan UPS (unit power supply). Semua ada di Rutan Cipinag ini’ sambung Asep.

Sementara itu Ahok sendiri dijatuhi vonis dua tahun penjara oleh pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa, 9 Mei 2017. Orang nomer satu DKI Jakarta itu dinyatakan secara sah bersalah dalam kasus penodaan agama dan setelah vonis dibacakan hakim ketua memerintahkan untuk dilakukan penahanan di Rutan Cipinang.

Asep kembali menuturkan jika pemindahan terpidana kasus penodaan agama dari rutan cipinang ke Mako brimob adalah hal yang wajar. Pemindahan semacam itu sendiri juga pernah dilakukan sebelumnya. Sepertti yang dilakukan kepada Kepala Unit di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri Ajun Komisaris Besar Raden Brontoseno.

Saat itu Ajun Raden Brotoseno sempat ditahan di rutan Cipinang kemudian akhirnya dipindahkan ke rutan Mako Brimob. Sedangkan alasan lain pemindahan sering dilakukan karena lokasi tempat tahanan di mako brimob lebih luas dan memiliki jumlah personel pengaman yang jauh lebih banyak.

Sementara itu pemindahan Ahok sendiri dilakuka untuk menjaga stabilitas keamanan didalam rutan maupun diluar rutan Cipinang. Pihak rutan tak mau mengambil resiko ketika ada aksi demonstrasi yang menuntut Ahok yang membuat situasi rutan tidak kondusif.

baca juga : Berita Terkini: Demi Bebaskan Ahok, 1 Juta KTP Dikumpulkan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here