Berita Terkini: Misteri 4 Perampok Sadis di Kapas Krampung Surabaya!

0
3761
Perampok Sadis Surabaya
Copyright©suaramerdeka

Berita Terkini: Misteri 4 Perampok Sadis di Kapas Krampung Surabaya!

Indowarta.com– Pada 12 Mei 2017 kemarin, empat perampok sadis telah menyerang pasangan suami istri yang merupakan juragan sembako di Jalan Kapas Krampung 109, Surabaya. Perampokan itu telah menyebabkan Hong Gun, salah satu korban ini telah meninggal dunia dengan luka penuh dengan bacokan.

baca juga : Berita Hari Ini: Ius Pane Peragakan Perampokan dan Pembunuhan di Pulomas !

Perampokan ini terjadi kurang lebih pada pukul 18.30 WIB dan berlangsung begitu cepat. Titis yang merupakan salah satu karyawan toko ini telah mengatakan bahwa kejadian ini berawal pada saat korban yang bernama Lili Suryani hendak mengunci pintu gerbang dan hendak masuk ke dalam mobil. Setelah itu tidak lama kemudian korban telah diahmpiri oleh empat orang perampok yang menggunakan dua sepeda motor.

Titis di lokasi kejadian pada hari Minggu 14 Mei 2017 ini telah mengatakan “Salah satu pelaku memakai helm turun dan langsung membacok tangan ibu (Lili), dan merebut tas yang berisi uang”. Melihat sang istri sedang diserang, Hong Gun 42 tahun yang merupakan suami Lili ini pun berusaha untuk menolong istrinya.

Perampok Sadis Surabaya
Copyright©okezone

Namun sangat nahas, perampok sadis Surabaya ini pun telah membacok dirinya tanpa ampun. Hong Gung ditusuk di bagian perut oleh perampok sadis Surabaya. Setelah itu mereka kabur ke arah barat dengan membawa kabur tas yang berisikan uang.

Uang yang berjumlah kurang lebih Rp 50 juta ini pun telah dibawa kabur oleh perampok sadis Surabaya. Aksi yang telah mereka lakukan ini pun telah terekam oleh kamera CCTV dengan durasi 1 Menit 22 detik. Di dalam rekamana CCTV tersebut nampak salah satu perampok turun dari sepeda motor yang telah diparkir di belakang mobil korban.

baca juga : Berita Terkini: Fakta Menarik Tentang Ramlan Butarbutar, Otak Perampokan di Pulomas !

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga sendiri juga telah membenarkan adanya rekaman CCTV tersebut. Namun pada saat ini pihaknya masih berfokus memeriksa 12 karyawan toko yang terdiri atas delapan pria dan lima wanita.

Dari 12 karyawan itu, polisi sudah memeriksa sebanyak 5 orang karyawan. Shinto mengatakan “Saat ini, kami masih memeriksa lima orang karyawan, tiga orang laki-laki, dua orang perempuan”.

baca juga : 

Berita Terkini : Sukses Bekuk Pelaku Perampokan Sadis di Pulomas, 87 Polisi Dapat Penghargaan

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY