Berita Terkini: Teka Teki Tewasnya Dosen ITB dan Adanya Luka Di Kepala!

0
719
Dosen ITB
Copyright©Kompas

Teka Teki Tewasnya Dosen ITB dan Adanya Luka Di Kepala!

Indowarta.com – Suryo Utomo, seorang pria berusia 30 tahun yang berprofesi sebagai dosen SMB ITB, pergi tanpa pesan setelah mengantarkan sang ibu ke Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat.

Jasad Suryo berhasil ditemukan di Wadung Cirata, Cinajur. Sontak, kematian pria berkacamata ini menyisakan tanta tanya besar.

Suryo hilang bak ditelan bumi, sejak Rabu (10/5/2017). Pihak keluarga kemudian melaporkan ke polisi. Mereka juga memastikan Suryo tidak memiliki masalaha apapun dalam keluarga kecilnya. Sebelumnya, Dosen ITB itu pernah tak sadarkan diri selama dua hari di salah satu rumah sakit di Bandung pada Maret lalu.

Namun pemeriksaan dari dokter menyatakan tidak menemukan penyakit yang diderita Suryo. Setelah menjalani perawatan sepekan, ia sering melamun. Namun ia tetap menjalani kesehariannya sebagai dosen . Tidak ada gelagat aneh yang ditunjukkan.

Dosen ITB
Copyright©Tribunnews

Pihak SBM ITB juga memberikan keterangan serupa. Mereka menilai Suryo sosok pribadi yang baik dan tidak memiliki masalah selama ia menjadi dosen. Suryo tercatat pertama kali bergabung dengan SBM ITB pada Juni 2010 lalu.

Jejak Suryo akhirnya terlacak setelah mobil yang dikendarainya, Vios, dengan nomor polisi F 1031 DC berwarna abu-abu ditemukan oleh petugas Posek Ciranjang di perbatasan bandung-Cianjur, Jawa Barat, Kamis (11/5).

Kondisi mobil atau barang-barang milik suryo juga masih rapi di dalam mobil. Bahkan kunci juga masih menggantung di mobil. Sabtu (13/5), sekumpulan bocah menemukan mayat yang mengambang di Waduk Cirata. Jasad tersebut mengenakan kaus hitam bergambar cangkir dengan tulisan ‘Djogja” dan hanya celana dalam.

Anak-anak tersebut kemudian melaporkan ke petugas Polsek Ciranjang. Jasad kemudian di bawa ke RSUD Cianjur. Penemuan mayat kemudian disampaikan ke keluarga dosen ITB tersebut. Istri Suryo memastikan jasad tersebut adalah sang suami.

Jasad Suryo kemudian diautopsi. Diduga dosen ITB tersebut meninggal sekitar dua-tiga hari sebelum ditemukan. Ditemukan sejumlah luka di tubuh Suryo. Salah satunya luka memar di bagian kepala. Namun hingga kini penyebab kematian Suryo masih menjadi misteri dan terus diselidiki.

Pihak keluarga meyakini Suryo tidak memiliki masalah sehingga tidak mungkin dibunuh atau bunuh diri. Suryo meninggalkan seorang istri, Gabriella Wibowo, dan anak pertamanya yang baru sebulan lahir. Ia kini telah dimakamkan di TPU Cikutra.

Baca Juga Berita Hari Ini: Korban Meninggal Kapal Terbakar di Pulau Seribu Bertambah Jadi 23 Orang, 17 Korban Masih Hilang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here