Berita Terkini: Begini Cara Pemerintah Atasi Serangan Virus Ransomware WannaCry Demi Amankan SBMPTN!

0
508
Virus Ransomware Wanna Cry
Copyright©halloindo

Begini Cara Pemerintah Atasi Serangan Virus Ransomware WannaCry Demi Amankan SBMPTN!

Indowarta.com – Dalam waktu dekat ini akan dilakukan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Namun menjelang SBMPTN ini Indonesia dihebohkan dengan adanya Virus Ransomware WannaCry yang menerang komputer. Sedangkan dalam tes sendiri para peserta menggunakan komputer untuk mengerjakan soal-soal tes yang diberikan.

Maka dari itu pemrintah pun angkat bicara terkait dengan adanya Virus Ransomware WannaCry menjelang SBMPTN tahun ini. Pemerintah sendiri berharap agar nantinya komputer yang digunakan peserta untuk mengikuti ujian tidak diserang virus Ransomware jenis WannaCrypt ini.

Langkah antisipasi pun kini tengah dilakukan oleh pemrintah guna mengamankan ujian SBMPTN yang menggunakan komputer tahun ini. Hal ini dikatakan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekditi), Prof Muhammad Nasir pada Senin, 15 Mei 2017.

Virus Ransomware Wanna Cry
Copyright©halloindo

‘Kami nanti akan gunakan Computer Based Test (CBT). Jika nanti CBT ada virus dan gagal kami akan menggunakan Paper Based Test (PBT). Maka dari itu PBT disiapkan untuk mengantisipasi penyebaran virus ini’ ujar Muhammad Nasir saat ditemui di Banda Aceh, Aceh.

Pemerintah sendiri menyiapkan ujian tulis untuk mengantisipasi adanya Virus Ransomware WannaCry ini. Jika nantinya komputer yang digunakan peserta untuk ujian SBMPTN terena virus ransomware ini akan segera diganti dengan PBT atau ujian dengan kertas.

Sementara itu menurut catatan tahun 2017 yang mengikuti SBMPTN bejumlah 797.023 peserta. Seluruh peserta tersebut akan memperebutkan tiket masuk dari 85 perguruan tinggi negeri sebanyak 128.085 kursi. Pemerintah akan menyediakan dua jalur tes untuk ujian kali ini yakni CBT dan PBT.

Sedangkan komputer yang disiapkan untuk ujian sudah dilakukan langah pencegahan virus rasomware agar tak masuk. Namun meskipun demikian komputer tetap online dan kemungkinan masih bisa terserang virus jahat tersebut.

Virus Ransomware WannaCry ini diharapkan tak menggangu pelaksanaan ujian SBMPTN nantinya. Sedangkan untuk tes sendiri akan diawasi langsung oleh Meristekdikrti pada Selasa, 16 Mei 2017 yang akan digelar di Palu, Sulawesi Tengah.

Semenatara itu serangan virus Ransomware ini sendiri tengah meresahkan warga Indonesia bahkan dunia. Pasalnya virus ini mengincar komputer dengan basis windows yang terdapat celah kelemahan sehingga dapat dengan mudah dimasuki.

baca juga : Berita Terkini: Lion Air dan BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Aman dari Serangan Ransomware Wannacry!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here