Ketika Putri JK Bicara Soal Hoax yang Serang Ayahanda!

0
243
JK
Copyright©Instagram

Ketika Putri JK Bicara Soal Hoax yang Serang Ayahanda!

Indowarta.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendapatkan serangan hoax yang menyebut bahwa dirinya sebagai sosok anti-masyarakat keturunan. Namun hal itru langsung ia bantah, JK mengatakan bahwa dirinya tidak anti-masyarakat keturunan.

Hoax yang menyerang tersebut muncul di linimasi Twitter. Fitnah itu menyebutkan bahwa JK muda suah anti terhadap warga keturunan.  Dia memiliki banyak sahabat dari etnis Tionghoa atau keturunannya. Ia mengaku di Makassar memiliki teman keturunan China. Bahkan orang yang paling dekat dengannya juga China.

Khusus serangan hoax terhadap dirinya, JK mengaku tidak ambil pusing. Dia tidak mau terlalu mempersoalkannya. Namun hal itru rupanya langsung mendapatkan tanggapan dari putri bungsunya yang mencurahkan isi hati dengan mambantah isu hoax terebut.

Putri bungsu JK yang bernama Chairani Kalla pun mencurahkan isi hatinya soal isu hoax yang menyangkut ayahnya. Chairani menuliskan pengalaman pribadinya dalam akun sosial media Path pribadinya usai merayakan sukuran ulang tahun JK ke 74, Senin (15/5).

JK
Copyright©Path

Beginilah curahan isi hati Chairani Kalla. Sambil mengunggah foto dirinya bersama sang ayah ia menuliskan bahwa JK adalah orang yang paling ia banggakan di dunia. Menurutnya sang ayah adalah sosok yang pemberani dan dikenal sebagai penjabat yang tidak takut pada siapapun.

Bahkan sebagian orang menganggap sang ayah orang yang terlalu berani bertindak dan berucap. Sehingga banyak yang tidak menyukainya. Menurutnya JK juga tidak suka pencitraan atau basa-basi. Apa yang menurutnya benar untuk kepentingan negara, akan ia sampaikan ke publik, tanpa takut pada segelintir orang yang tidak menyukainya.

Chairani juga mengatakan saat ini sang ayah banyak diserang oleh fitnah mengenai JK yang katanya tidak toleransi umat beragama. Baru-baru ini yang paling parah adalah memfitnah dirinya semasa muda pernah membakar gereja.

Ia pun bertanya-tanya kenapa ada orang yang tega mmbuat berita semacam itu. Ia menceritakan saat terjadi pembantaian kasum Tionghoa di Makassar tahun 1997 lalu, JK mempersilahkan rumahnya di Makassar dijadikan tempat persembunyian para tetangga yang kebetuloan mayoritas orang Tionghoa.

Beberapa kali Chairani menyarankan sang ayah untuk memberikan klarifikasi atas fitnah-fitnah tersebut. namun JK hanya tersenyum sembari mengatakan “Buat apa? Tidak usah lagi kau baca berita-berita palsi itu”

Ia juga bersyukur dan mengucapkan terima kasih pada para pemfitnah dan penyebar hoax atas transferan pahala untuk sang ayah. Sekali lagi ia mengatakan JK adalah orang yang paling ia banggakan di dunia.

Baca Juga Berita Terkini: Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Hadiri Ultah JK ke 75!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY