Berita Terkini: Teror Virus Ransomware WannaCry Adalah Ulah kelompok Hacker Korea Utara?

0
481
Ransomware
Copyright©hacker news

Teror Virus Ransomware WannaCry Adalah Ulah kelompok Hacker Korea Utara?

Indowarta.com – Beberapa akhir ini dunia dihebohkan dengan serangan virus yang bernama Ransomware WannaCry. Telah dilakukan penyidikan siapa sebenarnya penyebar virus ini dan ternyata dua perusahaan kemanan cyber terkemuka yakni Kaspersky dan Symantec telah menemukannya.

Kedua perusahaan keamanan tersebut telah menemukan hubungan teror Ransomware WannaCry ini ke sebuah kelompok cyber. Kelompok tersebut diyakini berasal dari Korea Utara yakni diketahui menamakan dirinya dengan Lazarus Grub.

Sedangkan untuk rincian teknis yang digunakan dalam versi awal kode WannaCry sama dengan kode backdoor yang sata itu digunakan pada tahun 2015. Backdoor atau pintu belakang yang biasa digunakan dalam keamanan. Kode ini merupakan salah satu akses khususu untuk dapat masuk ke dalam komputer-komputer didunia.

Kode itu sendiri diduga didapatan oleh pihak hacker yang diduga telah berhubungan dengan pemerintah Korea Utara. Serangan ini juga dikaitkan dengan serangan yang terjadi pada tahun 2014 silam pada Soni Pictures dan pencurian uang senilai 81 dollar Amerika Serikat di Bangladesh pada tahun 2016.

Ilustrasi Ransomware
Copyright©Heimdal Security

Diketahui peretas tersebut menamakan dirinya sebagai Lazarus Grub yang biasa melaukan operasinya dengan menargetkan Batcoin. Keasamaan dengan sejumlah aksi ini pertama kali ditemukan oleh Neal Matha selaku peneliti kemanan pada Google.

Semenatra itu Ransomware WannaCry ini diketahui telah menyerang sebanyak 200 ribu komputer di sekitar 15 negara di dunia. Serangan virus ransomware ini biasanya akan meyerang isntansi pelayanan pemerintah. Seperti yang terlihat jika serangan ini telah melumpuhkan sejumlah kegiatan rumah sakit, pemerintahan dan juga perusahaan.

Dugaan sementara jika serangan teror tersebut datang ke Korea Utara saat sejumlah riset keamanan serta sejumlah perusahaan tehnologi mengkritik pemerintahan Amerika Serikat (AS). Korut mengkritik karena Amerika Serikat telah menimbun senjata ciber termasuk perangkat lunak berbahaya.

Peragkat lunak berbahaya tersebut  WannaCry yang kini tengah digunakan untuk teror Ransomware WannaCry. Disebut-sebut jika perangkat lunak berbahaya WannaCry dikembangkan oleh badan Kemanan nasional AS (NAS).

Ransomware WannaCry ini menyebar karena perangkat lunak itu dicuri oleh seumlah peretas yang di ketahui Sadow Brokers. Dan akhirnya setelah dicuri para hacker kini menjadi ancaman bagi pengguna komputer karena bisa kapan saja memasukan virus kedalam komputer tanpa diketahui penggunanya.

baca juga : Hikmah yang Bisa Diambil dari Penyebaran Virus Ransomware WannaCry

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY