Berita Terkini: Selama Ramadhan 2017, FPI Tak Akan Lakukan Sweeping!

0
714
FPI
Copyright©detik

Selama Ramadhan 2017, FPI Tak Akan Lakukan Sweeping!

Indowarta.com – Front Pembela Islam (FPI) mengatakan tidak akan mengadakan sweeping selama bulan Ramadhan nanti. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Dakwah DPW FPI Jakut Habib Mahdi Ba’bud, ia mengaku anggotanya nanti hanya akan memantau dan melaporkan ke pihak yang berwajib jika menemukan pedagang miras.

Saat ditemui di Mapolres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakut, Selasa (16/5), DPW FPI tersebut mengatakan pihaknya sudah diimbau oleh Kapolres Jakut, nantinya pihak kepolisian yang akan menindak lebih lanjut. Lantaran harus lapor ke polisi, maka pihaknya hanya akan memantau.

Hal itu dikatakan saat setelah mengikuti pemusnahan miras sebanyak 16.421 botol. Menurutnya hal itu sebagai bagian dari pemerintah untuk mengajak atau menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat. Ia mengaku sangat setuju sekali soal pemusnahan miras.

Baca Juga Berita Terkini: Perlakuan Berbeda Antara HTI dan FPI!

Mahdi juga mengatakan, hal ini juga akan dilakukan oleh FPI di wilayah lainnya. Menurutnya kordinasi untuk tidak melakukan sweeping sudah dilakukan untuk menghadapi bulan penuh berkah ini.

FPI
Copyright ©Bintang

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi memberantas penyakit masyarakat. Selain itu ia juga meminta agar masyarakat tidak melakukan sweeping karena dapat menimbulkan kerusuhan.

“Silahkan informasikan penjual miras di Bulan Ramadhan ini akan kami tindak tegas, termasuk nark*ba juga. Jangan sampai masyarakat melakukan sweeping”, ujar Kombes Dwiyono kepada awak media.

Baca Juga Habib Rizieq Shihab Terancam Dijemput Paksa Polisi, Begini Reaksi FPI!

Disisi lain Polres Metro Jakarta Utara mengaku akan meningkatkan keamanan menjelang Ramadhan. Pengawasan menyeluruh terhadap lokasi-lokasi yang rawan kejahatan. Karena, kejahatan diprediksi akan meningkat menjelang bulan puasa nanti.

Kombes Dwiyono juga mengatakan pihaknya juga akan melakukan pendekatan kepada sejumlah tokoh agama. Dia mengatakan, dari jauh hari pihaknya telah melakukan komunikasi secara intens, dan meminta koordinasi dengan berbagai instansi.

Termasuk melarang adanya sweeping yang dilakukan oleh tokoh masyarakat. Ia meminta kepada tokoh masyarakat untuk melaporkannya ke polsek untuk ditindaklanjuti.

Seperti yang telah diketahui, tinggal menghitung minggu kita sudah memasuki bulan Ramadhan. Terkadang banyak yang melakukan sweeping pada bulan tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Lantaran Postingan di Media Sosial, Ansor dan FPI Pasuruan Sempat Bersitegang!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY