Berita Terkini: Polisi Bentuk Tim Khusus Awasi Demo Pendukung Ahok!

0
763
demo-di-pt-jakarta-massa-bandingkan-kasus-ahok-dengan-rizieq
Copyright©detik

Berita Terkini: Polisi Bentuk Tim Khusus Awasi Demo Pendukung Ahok!

Indowarta.com – Kombes Pol Sujudi Ario Seto yang merupakan Kapolres Jakarta Pusat mengatakan jika pihaknya sudah membentuk sebuah tim khusus guna mengawasi aksi massa dari pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Ia menambahkan bahwa di sisi lain untuk mengawasi gerak – geri dari para pendukung Ahok, tim khusus tersebut juga memiliki tugas untuk mengawasi masa pendukung dari penyusup.

“Ada tim yang secara khusus untuk memantau kegiatan ini (aksi depan Pengadilan Tinggi). Ya juga agar tidak disusupi,” ucap Komesaris Besar Sujudi ketika berada di halaman Pengadilan Tinggi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/5) malam.

demo-pendukung-ahok-681x382
Copyright©detik

Sujudi mengatakan jika tim khusus itu memang sengaja dibentuk guna melakukan pemantauan jika di dalam aksi – aksi mereka selanjutnya ada dugaan tindak pidana. Beliau juga mengatakan jika bisa jadi pendukung Ahok tetap akan mendatangi Pengadilan Tinggi.

“Iya tim tertutup mengawasi, jadi tim penegakan hukum seperti ada yang menyusul masuk ikut dan melakukan provokasi,” tambahnya.

Walaupun demikian, dia mengungkapkan jika aksi yang berlangsung kemarin malam tetap berlangsung kondusif. Massa yang berjumlah ratusan pun membubarkan diri setelah mendapatkan himbauan dari pihak kepolisian kurang lebih pada pukul 17.30 WIB kemarin.

Sujudi juga menambahkan, walaupun para pendukung Ahok sudah meninggalkan lokasi, pihaknya harus tetap berjaga – jaga. “Aksi masa ini cukup tertib sesuai dengan batasan waktu. Cukup kooperatif meski tadi ada sedikit toleransi waktu. Sekitar 10 menit saja tadi kita upaya kan komunikasi. Ya tetap dijaga kan ini objek keramaian juga. Dari Polsek Cempaka Putih bantu,” pungkas Sujudi.

Para pendukung Ahok sendiri melakukan unjuk rasa lantaran merasa tidak terima Gubernur DKI Jakarta tersebut divonis 2 tahun penjara karena kasus penistaan agama yang ia lakukan. Mereka pun mengusahakan beberapa cara untuk meringankan hukuman tersebut.

BACA JUGA Ini Alasan Mendagri Batal Laporkan Pendukung Ahok yang Disebut Hina Presiden Jokowi ke Polisi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here