Berita Hari Ini : Begini Cara Tim SAR Selamatkan Mahasiswa UI Yang Dinyatakan Terjatuh Saat Berada Di Puncak Gunung Slamet !

0
1277
Gunung Slamet

Berita Hari Ini : Begini Cara Tim SAR Selamatkan Mahasiswa UI Yang Dinyatakan Terjatuh Saat Berada Di Puncak Gunung Slamet !

indowarta.com– Irfan pendaki dari Universitas Indonesia yang masih berusia 19 tahun kini telah ditemukan oleh tim SAR. Irfan dikabarkan jatuh saat berada di Puncak Gunung Slamet. Selanjutnya Irfan akan dievakuasi melalui jalur Baturraden yang merupakan medan terkenal sangat ekstrim.

Saat ini masih dikoordinasikan dulu dengan melihat kondisi si korban dan juga 12 teman lainnya. Jadi kalau memang kondisi sudah memungkinkan, tim SAR akan segera turun. Sementara ini tim SAR masih menunggu teman-teman di atas dan komunikasi masih terus dilakukan.

Menurut Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Ady Chandra jalur Baturraden memang terkenal sebagai jalur yang sangat ekstrim. Walaupun demikian, korban akan tetap diupayakan untuk dievakuasi melalui jalur Baturraden.

Jalur Baturraden Gunung Slamet merupakan jalur yang sangat terjal. Ada banyak turunan yang terjal dan juga banyak akar pohon yang bersar menghadang perjalanan. Namum tim SAR mengaku sudah menyiapkan perlengkapan untuk melalui jalur-jalur tersebut. Tali dan tandu sudah disiapkan untuk menghadapi jalan yang sangat beresiko.

Gunung Slamet

Tim SAR menyatakan lebih siap melakukan evakuasi melalui jalur Baturraden. Hal ini dilakukan karena posisi korban yang kini berada di Pelawangan dan sudah memasuki jalu Baturraden. Hal ini tidak memungkinkan untuk tetap melakukan evakuasi melalui jalur Blambangan yang lebih cepat dan mudah.

Jikalau melalui jalur Blambangan, tim SAR harus naik gunung lagi dan turun bukit lagi. dengan pertimabngan tesebut, maka tim SAR lebih memilih jalur Baturraden dan mereka juga sudah siap. Selain itu juga sudah disiapkan personel antar estapet saat turun di pos 1,2,3,4 yang nanti akan dilalui.

Meskipun jalur Baturraden lebih sulit dan sangat ekstrim, jalur tersebut merupakan yang lebih cepar dari pada harus memutar balik melalui jalur Blambangan. Perjalanan turun Gunung Slamet ini diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih lima sampai enam jam. Korban akan diperlakukan seperti orang yang masih hidup.

baca juga :

Berita Hari Ini : Dua Kapal Indonesia Ini Dibajak, 4 ABK Jadi Tawanan Kelompok Abu Sayyaf !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here