Soal Visa Habib Rizieq Shihab ke Arab Saudi, Ini Kata Kemenag!

0
1775
Habib Rizieq
Copyrigth©hidayatullah

Soal Visa Habib Rizieq Shihab ke Arab Saudi, Ini Kata Kemenag!

Indowarta.com – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diketahui berada di Jeddah, Arab Saudi. Setelah umroh, Rizieq tidak langsung pulang ke Tanah Air namun ia harus menuju ke Malaysia. Dan kemudian ia juga kembali lagi ke Arab Saudi.

Baca Juga Ini Alasan Habib Rizieq Shihab Tegas Tolak Pemanggilan Polisi!

Padahal, pihak Polda Metro Jaya sudah mengeluarkan surat penjemputan paksa kepada Habib Rizieq lantaran sudah dua kali dirinya tidak hadir memenuhi panggilan untuk pemeriksaan. Menyangkut mengenai aturan, apabila ingin melaksanakan umrah maka seseorang harus mengajukan visa lebih dahulu.

Rizieq Shihab
Copyrigth©metrobatam

Nursyam selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) memperkirakan jika Rizieq tidak menggunakan jalur reguler melainkan menggunakan jalur non reguler. Ia beranggapan jika Rizieq menggunakan calling visa atau lewat program khusus.

“Ada calling visa ada juga diberikan oleh orang-orang tertentu, ada juga melalui program pemberian visa. Mereka tidak calling, tapi mereka berusaha akses langsung ke Arab. Rizieq ini apakah memperoleh calling visa atau memiliki hak semacam berkunjung melalui upaya sendiri. Nah itu bisa terjadi,” ucap Nursyam kepada awak media pada Rabu (17/5).

Baca Ini “Ini Alasan Polisi Harus Segera Jemput Paksa Habib Rizieq Shihab!

Nursyam juga menambahkan, apabila lewat jalur reguler, maka Habib Rizieq terdaftar di Kementerian Agama melalui sebuah biro travel. Di sisi lain, jika telah selesai di Arab Saudi, maka ia akan langsung kembali ke Indonesia.

“Ada banyak biro travel tidak melaporkan ke kita, dan kita tidak ada sistem punishment. Bisa jadi menggunakan biro travel, tapi tidak dilaporkan. Nanti kita cek PHU (Penyelenggara Haji dan Umrah).” ungkap Nursyam.

Tapi saya tidak yakin ada. Saya duga dia (Rizieq Shihab) punya privilege dari Arab Saudi, karena dianggap orang berjasa besar untuk pengembangan Islam di Indonesia,” tambahnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada umumnya masa berlaku dari visa untuk umroh paling lama 1 bulan. “Umumnya 1 bulan. Visa kunjungan 1 bulan. Bisa one way atau multiple entry visa,” pungkas Nursyam.

BACA JUGA Pengacara Ungkap Hubungan Firza Husein dengan Habib Rizieq yang Sebenarnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here