Berita Terkini: Menkominfo Sebut Indonesia Sudah Bebas Dari Ransomware Wannacry!

1
594
Menkominfo
Copyrigth©liputan6

Berita Terkini: Menkominfo Sebut Indonesia Sudah Bebas Dari Ransomware Wannacry!

Indowarta.com– Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) yakni Rudiantara telah mengklaim bahwa Indonesia ini telah bebas dari virus Ransomware Wannyacry yang sebelumnya telah menginfeksi kurang lebih sebanyak 200 ribu komputer di seluruh dunia.

baca juga : Waspada, Pakar Prediksi Akan Ada Serangan Lagi Usai Ransomware WannaCry!

Rudiantara di sela Asia Pacific Satellite Communications System International Conference (APSAT) 2017 di Jakarta pada hari Rabu 17 Mei 2017 ini telah mengatakan “Boleh dikatakan hari ini sudah tidak ada isu lagi mengenai WannaCry, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia”.

Menurut Rudiantara, karena tangkasnya pencegahan yang dilakukan yakni memutus hubungan internet dan membuat sainan data cadangan, virus yang terpapar melalui jaringan data atau internet ini tidaklah menimbulkan dampak yang signifikan.

rudiantara
Copyrigth©Elshinta

Rudiantara mengatakan “Nah banyak yang melakukan ini, masuk kantor cabut kabelnya, matikan WiFi dan LAN kemudian secepatnya back up data dan unduh antivirus jadi langsung terproteksi”. Rudianta menyebutkan bahwa meskipun masih ada pihak yang terinfeksi virus ransomware wannacry yang hingga kini belum bisa membuka data, namun jumlahnya tidaklah banyak.

baca juga : Berita Terkini: Begini Cara Pemerintah Atasi Serangan Virus Ransomware WannaCry Demi Amankan SBMPTN!

Terlebih lagi komputer yang terinfeksi virus Ransomware wannacry di Indonesia ini masih terhitung puluhan saja. Hal ini berbeda dengan yang telah tejradi di Eropa ataupun belahan dunia yang lainnya seperti Inggris ataupun Rusia dan China.

Rudiantara menuturkan “Kita tahu Rumah Sakit Dharmais (kena) tapi tidak seluruhnya. Ada juga Samsat di luar Jawa, di Sulawesi, juga ada perusahaan perkebunan dan manufaktur. Tapi hanya puluhan komputer dari mereka dan satu perusahaan mungkin tidak lebih dari 10 unit”.

Rudiantara telah menambahkan bahwa pihaknya ini telah mengkonfirmasi kasus ransomware wannacry ini berdasarkan dari laporan yang telah diterima oleh masyarakat. Selain itu Rudiantara juga mereasa yakin bahwa tidak ada pihak yang terinfeksi virus tersebut membayarkan yang tebusan sekitar 300 dolar AS untuk kembali membuka data yang telah terkunci.

Rudiantara mengungkapkan “Soal bayar, saya enggak yakin dari Indonesia ada yang bayar karena saya anjurkan tidak bayar. Logikanya begini, itu kan bisnis triliunan, masak hanya dengan 300 dolar AS atau Rp 4 juta orang mau kasih decrypt? Makanya saya katakan tidak usah bayar”.

baca juga :

Berita Terkini: Teror Virus Ransomware WannaCry Adalah Ulah kelompok Hacker Korea Utara?

1 COMMENT

  1. cuman orang lemah yang make antivirus & Takut terinfeksi virus :V

    lagian pasti ada user indowarta ayang make windows bajakan :v sama sadja u make os yang terinfeksi oleh crek “:V

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here