Munculnya Edaran Larangan BIN Berjenggot dan Bercelana Cingkrang yang Jadi Viral, Hoax?

0
428
Larangan BIN Berjenggot
Copyright©kapanlagi

Munculnya Edaran Larangan BIN Berjenggot dan Bercelana Cingkrang yang Jadi Viral, Hoax?

Indowarta.com– Pada saat ini bisa dibilang bahwa Indonesia tengah mengalami keadaan politikd an juga kehidupan sosial yang tengah memanas saja. Hal ini bisa dilihat dari kerukunan antar umat beragama melalui media sosial. Belum lagi isu-isu yang saling memojokkan ini memanglah semakin banyak bermunculan.

baca juga : Berita Terkini: Heboh Cahaya Radiasi Kosmik bahayakan Tubuh, Ini Kata LAPAN!

Salah satu isu yang kini telah hangat diperbincangkan adalah mengenai surat edaran Badan Inteliljen Nasional atau yang dikenal sebagai BIN yang belulm lama ini sudah menjadi viral di media sosial. Surat tersebut pun ditujukan kepada pegawai internal.  BIN telah memberikan himbauan untuk pegawai agar tidak memiliki jenggot yang panjang, berambut panjang dan juga menggunakan celana cingkrang.

Seperti yang telah diketahui bahwa sebagian dari umat Muslim ini percaya bahwa memelihara jenggot dan juga mengenakan celana yang cingkrang ini merupakan sunnah. Bisa dibilang bahwa larangan yang telah BIN ini pun telah menyinggung para penganut Islam. Oleh sebab itu para netizen telah membicarakan hal ini.

Larangan BIN Berjenggot
Copyright©kapanlagi

Menanggapi surat edaran yang telah hangat diperbincangkan ini, BIN pun pada saat ini angkat suara. BIN menyebutkan bahwa edaran diberlakukan sebagai bentuk antisipasi internal. Saahs atu angota Komisi I DPR RI yakni Supiadi Anies Saputra ini telah mengatakan “Saya kira itu edaran masalah internal. Namanya BIN tidak boleh ada aliran-aliran di situ. Kalau toh ada, dia tak boleh melakukan itu”.

baca juga : Berita Terkini: Pihak Imigrasi Bisa Cabut dan Bekukan Paspor Habib Rizieq Shihab!

Sementara itu juru bicara BIN yakni Dawan Salyan ini telah mengatakan bahwa larangan yang kini telah menjadi perbincangan ini bertujuan untuk estetika saja. Selain itu Dawan sendiri juga menegaskan bahwa dirinya akan menindak lanjuti oknum yang telah menyebarkan surat edaran tersebut yang seharusnya telah menjadi rahasia perusahaan.

Dawan mengatakan “Kami sedang proses mencari pelaku penyebaran urusan internal”. Surat edaran larangan BIN berjenggot ini pun telah menyebar pada hari Senin 15 Mei 2017. Sementara itu  Sekretaris Utama BIN yakni Zaelani ini telah menyanggah adanya peraturan larangan BIN berjenggot.

baca juga : 

Sosok Kak Emma Digiring Paksa Akui Tuduhan Atas Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY