Partai Gerindra Tak Terima Disebut Plin plan dalam Hak Angket KPK!

0
650
Hak Angket KPK
Copyright©kompas

Partai Gerindra Tak Terima Disebut Plin plan dalam Hak Angket KPK!

Indowarta.com – Partai Gerindra disebut plin-plan dalam menyikapi hak angket DPR untuk menuntuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka rekaman pemeriksaan Miryam Haryani dalam terkait kasus E KTP.

Sontak pernyataan tersebut langsung mendapatkan penolakan dari politikus Partai Gerindra Muhammad Syfi’i alias Romo. Itu setelah Gerindra mengirimkan perwakilan di pansus hak angket KPK, padahal sebelumnya diketahui Gerindra sempat menolak hak angket tersebut.

Menurut penjelasan yang diberikan oleh Romo, dikirimnya perwakilan di Pansus hak angket KPK tersebut lantaran Partai Gerindra mengaku taat asas dan hukum.

Baca Juga Berita Terkini: Rapat Paripurna Hak Angket KPK Ricuh, Beberapa Anggota DPR Walk Out!

“Ada yang menganggap kita (Gerindra) kan plin-plan. Saya justru ingin mengatakan ini lah sikap yang kami banggakan, bahwa dari awal kita konsisten taat asas dan taat hukum,” ujar Romo, Kamis (19/5).

WAJIB BACA :  Demokrat dan Gerindra Sepakat Kawal Pemerintah Tanpa Harus Berkoalisi!
Hak Angket KPK
Copyright©detik

Anggota Komisi III DPR tersebut juga menjelaskan bahwa Gerndra saat ini tetap berpendapat KPK harus dikuatkan. Maka dari itu, saat hak angket KPK digulirkan, dan Gerindra menganggap akan ada celah pelemaham KPK, sehingga mereka menolah hak angket tersebut.

Romo kemudian mencohtohkan sikap konsisten partainya saat berjuang memenangkan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2014 lalu. Pada saat itujelas Gerindra tidak setuju jika Joko Widodo menjadi Presiden.

Baca Juga Berita Terkini: Hak Angket DPR Bertujuan Untuk Ganggu Konsentrasi KPK?

Akan tetapi, saat secara hukum Jokowi dinyatakan sah sebagai Presiden RI, maka Gerindra menerimanya lantaran taat asas. Terbukti hingga kini program Jokowi yang pro rakyat mendapatkan dukungan dari pihaknya, sebaliknya yang tidak pro rakyat akan dikritisi, maka dari itu pihaknya menolak jika disebut plin-plan.

WAJIB BACA :  Demokrat dan Gerindra Sepakat Kawal Pemerintah Tanpa Harus Berkoalisi!

Untuk diketahui, sebelumnya hak angket KPK disahkan dalam rapat paripurna oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dengan 26 pengusul. Namun sayangnya, pengesahan hak angket tersebut menuai kritik serta ancaman dari berbagai pihak, termasuk dari anggota DPR RI sendiri.

Kini ada 6 fraksi yang menyatrakan menolak hak angket KPK, yakni dari Fraksi Gerindra, PKB, PAN, PPP, Demokrat, dan PKS. Namun baru-baru ini Gerindra memutuskan untuk tetap mengirimkan perwakilan ke pansus dengan alasan untuk mengawal agar KPK tidak dilemahkan.

Baca Juga Berita Terkini: Sikap Fahri Hamzah Soal Hak Angket KPK Rugikan PKS?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY