Berita Terkini: Terkuak, Penyebab Ratusan Sumur Ambles di Kediri!

0
796
Sumur Ambles
Copyright©merdeka

Berita Terkini: Terkuak, Penyebab Ratusan Sumur Ambles di Kediri!

Indowarta.com– Tim Universitas Pembangunan Nasional atau UPN Veteran Yogyakarta ini telah melakukan kajian geologi dan juga geofisika terhadap peristiwa ratusan sumur ambles yang telah terjadi di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Mereka pun memberikan saran agar memasang beton juga pada dinding sumur untuk mencegah amblesan yang baru lagi.

baca juga : Berita Terkini: Fenomena Sumur Ambles di Kediri Tembus Angka 228, Begini Analisis Pakar ITB!

Setelah melakukan sebuah penelitian selama lilma hari di lokasi bencana, tim peneliti yang terdiri dari dosen dan juga mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta ini telah mengklaim bahwa mereka berhasil mengentahui penyebab dari amblesnya ratusan sumur milik warga ini.

Eko Teguh Paripurno, peneliti UPN Veteran Yogyakarta dalam siaran pers pada hari Kamis 18 Mei 2017 ini pun telah mengatakan “Amblesan ini terjadi karena runtuhnya dinding sumur akibat ketidakstabilan dinding yang jenuh”.

Sumur Amblas
Copyright©metrotvnews

Eko telah menjelaskan bahwa karena naiknya muka air tanah, material dinding sumur ini pun menjadi jenuh. Penambahan debit air ini pula yang telah memicu hilangnya ketangguhan dinding sumur hingga membuat sumur ambles.

baca juga : Berita Terkini: Heboh Cahaya Radiasi Kosmik bahayakan Tubuh, Ini Kata LAPAN!

Eko mengatakan bahwa penelitian ini telah dilakukan terhadap sebanyak 140 sumur ambles yang berada di Desa Manggis, Kecamatan, Puncu, Kabupaten Kediri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 sumur warga telah diuruk dan dibuatkan sumur bor pada tempat yang sama juga. Namun 10 sumur yang lainnya telah menunjukkan tanda-tanda akan ambles dan hanya menunggu waktu saja.

Penelitian ini pun telah dilakukan untuk memberikan kepastian atas hipotesis yang disampaikan oleh para pengamat dan juga ahli kebencanaan di berbagai media massa.Eko mengatakan “Namun teori dan hipotesis itu perlu mendapat jawaban pasti untuk melakukan upaya mitigasi dengan tepat”.

Selain itu Eko juga menegaskan bahwa metodologi penelitian ini pun dilakukan bersama dengan mahasiswa dan juga komunitas jangkar Kelud yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Mereka pun memeriksa dan juga mewawancarai para pemilik sumur ambles di Dusun Dorok, Nanas, Jambean, Manggis, dan Ringinbagus, yang berlokasi di ketinggian 240-280 meter di atas permukaan laut, serta melakukan pengukuran data-data.

baca juga : 

Berita Terkini: Pemprov Jatim Janji Kembalikan Fungsi Sumur Warga yang Amblas di Kediri!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here