Asal Usul Mengenai Hari Kebangkitan Nasional yang Musti Kamu Ketahui!

    0
    495
    Copyright©MerahPutih

    Asal Usul Mengenai Hari Kebangkitan Nasional yang Musti Kamu Ketahui!

    Indowarta.com – Pernah dengar Hari Kebangkitan Nasional? Ya hari itu jatuh tepat pada 20 Mei. Namun apakah kalian tahu bagaimana asal usulnya? Nah, berikut ini akan kita bahas tentang sejarah Hari Kebangkitan Nasional yang musti kamu ketahui.

    Presiden Soekarno memang menetapkan 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada 1948 lalu. tanggal tersebut mengambil dari kelahiran organisasi pemuda Budi Utomo. Organisasi tersebut didirikan oleh para pelajar di School Tot Opleiding Van Inlands Artsen (STOVIA), yakni Sekolah Pendidikan Dokter Hindia.

    Perkumpulan ini bertujuan untuk memperbaiki nasib rakyat melalui pendidikan dan kebudayaan. Hadirnya organisasi Budi Utomo disebut telah menginspirasi lahirnya organisasi kepemudaan lain yang bercita-cita memerdekakan bangsa.

    Diantaranya yakni Jong Java, Jong Minahasa, Jong Ambon, Jong Celebes, dan Jong Borneo. Organisasi-organisasi pemuda tersebut setelah itu bersatu menjadi perhimpunan Indonesia dan melahirkan Sumpah Pemuda pada tahun 1928.

    Hari Kebangkitan Nasional
    Copyright©Pojok Satu

    Empat puluh tahun kemudian atau tepatnya pada tahun 1948 barulan Presiden Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Pada tahun 1948 terjadi dinamika sosial politik di Indonesia. Belanda kembali dengan membonceng sekutu dan sempat melancarkan agresi militer yang pertama pada tahun 1947.

    Kemudian pada Desember tahun 1947 diadakan perjanjian di atas kapal USS Renvile terkait bataan wilayah Indonesia dan belanda. Akibat perjanjian itu, wilayah Indonesia jadi sebatas sebagian Pulau Jawa dan Sumatera.

    Ibukota pemerintahan pun juga dipindahkan ke Yogyakarta. Tak lama setelah itu muncul organisasi pemerintah yang digawangi oleh Amir Sjarifuddin. Organisasi oposisi itu adalah Front Demokrasi Rakyat yang merupakan gabungan organisasi ‘sayap kiri’.

    Sedangkan di bidang ekonomi, terjadi krisis yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya pasokan beras. Untuk itu Bunga Karno membutuhkan symbol yang menjadi momentum persatuan bangsa. Bung Karno menilai jika lahirnya organisasi pemuda menjadi symbol semangat bangsa Indonesia dalam melawan penjajah.

    Belakangan muncul gugatan mengenai alasan hari kelahiran Budi Utomo dipilih sebagai momen Hari Kebangkitan Bangsa. Walau organisasi itu diakui sebagai organisasi modern pertama di Indonesia, tapi ruang lingkup keanggotaannya masih terbatas pada orang Jawa priayi.

    Sebagian orang menyodorkan Sarekat Islam sebagai pengganti. Organisasi lain juga diajukan sebagai alternatif, seperti Partai Nasional Indonesia dan Perhimpunan Indonesia.

    Baca Juga Menelisik Kembali Makna Dan Sejarah Hari Pahlawan 10 November di Indonesia !

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY