Berita Terkini: Ahok Cabut Banding Lantaran Permintaan Keluarga?

0
1406
Ahok
Copyright©wartakota

Ahok Cabut Banding Lantaran Permintaan Keluarga?

Indowarta.com – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, batal mengajukan banding atas vonis dua tahun penjara terhadap dirinya. Permohonan banding tersebut batal diajukan lantaran atas permintaan dari pihak keluarga Ahok.

Menurut keterangan yang dilontarkan oleh kuasa hukum Ahok, Josefina Syukur, permintaan agar Ahok cabut banding tersebut datang dari istri Ahok, Veronica Tan. Menurut Josefina, Veronica menyampaikan permintaan tersebut dalam pertemuan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (22/5/2017).

Keputusan Ahok cabut banding tersebut memang atas permintaan keluarga. Bahkan pihak keluarga telah berkonsultasi di pengadilan dan akhirnya di putuskan pencabutan banding itu. Sayangnya, Josefina belum bersedia membneberkan alasan batalnya pihak Ahok mengajukan banding tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Jaksa Agung Pastikan Sidang Banding Ahok bebas Dari Tekanan Asing!

Karena menurutnya, Veronica sendiri yang akan menyampaikan secara langsung alasan Ahok cabut banding dalam jumpa pers yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 23 Mei 2017.

Veronica Tan
Copyright©Poskota News

Diketahui, tim penasihan Gubernur DKI Jakarta non aktif dan istri Ahok, Veronica Tan, hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (22/5/2017) kemarin. Semula awak media menduga mereka bakal menyerahkan memori banding, dan berniat melakukan penangguhan penahanan untuk Ahok.

Didampingi adik Ahok, Fifi Lety Indra, ibu tiga anak ini tidak berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan kondisi sang suami dalam tahanan Mako Brimob, Depok, dalam keadaan baik.

Baca Juga Dari Balik Tahanan, Pesan mengejutkan Ahok Untuk Mbah Priok!

Beberapa poin dalam memori banding yang diajukan diantaranya yakni terkait perbedaan pasal yang digunakan untuk menjerat Ahok. Diketahui jaksa menjerat Ahok dengan Pasal 156 KUHP, akan tetapi hakim menjerat Ahok dengan pasal 156a KUHP.

Diberitakan sebelumnya, pada tanggal 9 Mei 2017 lalu, Majelis hakim yang diketuai oleh Dwiarso Budi Santrio menyatakan Ahok terbukti bersalah melanggar pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama. Kemudian Ahok dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun.

Hal ini berbeda dari tuntutan yang diberikan oleh jaksa yang menyatakan Ahok bersalah melanggar pasal 156 KUHP dan menuntut penjara 1 tahun dengan masa percoban selama dua tahun.

Maka dari itu Ahok langsung mengajukan banding sesaat menerima vonis tersebut. Namun kabar baru yang beredar yakni pihak Ahok cabut banding yang telah diajukan sebelumnya.

Baca Juga Berita Terkini: Keputusan Jokowi yang Tak Menonaktifkan Ahok dimenangkan PTUN!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here