Sudah Benarkah Langkah Pemerintah Indonesia Membubarkan HTI?

0
322
HTI
Copyright©kompas

Sudah Benarkah Langkah Pemerintah Indonesia Membubarkan HTI?

Indowarta.com – Pemerintah telah mengumumkan pembubaran organisasi masyarakat (ormas) Hizbut tahrir Indonesia (HTI) pada awal Mei 2017 lalu. Menteri Koordinator Politik Hukum dan keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, pembubaran tersebut telah melalui proses pengkajian.

Selain itu, Wiranto juga menegaskan seluruh ormas di Indonesia harus berada dalam koridor hukum dan bermuara pada ideologi Pancasila dan UUD 1945, baik dari tujuan, ciri, maupun asas.

Selama berdiri di tanah Air, Wiranto menilai HTI tidak melaksanakan pesan positif dalam mengambil bagian proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional. Menurutnya aktifitas ormas ini telah menimbulkan benturan di tengah masyarakat dan ketertiban di tengah masyarakat. Selain itu juga dianggap membahayakan keutuhan NKRI.

Baca Juga Berita Terkini: Selain HTI, Pemerintah Akan Tindak Ormas Lain, FPI?

HTI dianggap mengusung ideologi khilafah dan ingin meniadakan keberadaan negara, sehingga mengancam politik dan kedaulatan NKRI. Namun hal itu langsung dibantah oleh Ismail Yusanto, selaku juru bicara HTI.

HTI
Copyright©Panjimas

Diketahui, Indonesia sebenarnya bukan salah satu negara yang melarang aktivitas HTI. Ormas tersebut rupanya juga telah dilarang di sejumlah negara di dunia. Negara-negara yang telah menetapkan pelarangan terhadap Hizbut tahrir yakni:

Jerman melarang Hizbut Tahrir pada tahun 2003 lalu. ormas ini dinilai melakukan penyebaran kekerasan dan kebencian terhadap kelompok Yahudi. Selanjutnya ada negara Turki, aktivitas HT dilarang di Turki sejak tahun 1967.

Uzbekistan, telah melakukan pelarangan sejak tahun 1999, lantaran diduga HT adalah dalang serangkaian bom di Tashkent, Uzbekistan.

Baca Juga Berita Terkini: Polri Ternyata Punya Bukti Soal Ideologi HTI yang Bertentangan dengan NKRI!

Kazakhstan, telah melarang sejak tahun 2005, lantaran HT diduga sebagai dalang sejumlah aksi terorisme. Tiongkok, HT dianggap sebagai penebar teror di Xianjiang. Libya, sejumlah anggota HT ditangkap bahkan dibunuh tanpa alur sistem peradilan pidana kovensional.

Mesir, larangan HT di Mesirdiberlakukan setelah peristiwa Takfir Wal-Hijwah pada 3 Juli 1977. Suriah, pelarangan dan pembubaran tanpa melalui proses hukum dan dimulai setelah terjadi perang saudara. Tajikistan, penangkapan serta pemberian vonis penjara pada sejumlah anggota HT telah dilakukan sejak tahun 2005.

Kirgiztan, pelarangan sejak tahun 2004, karena HT diangap sebagai kelompok ekstrem yang signifikan. Bangladesh, dilarang pada 2009 lalu lantaran dianggap sebagai organisasi yang terlibat dalam aktivitas militant.

Baca Juga Wow, HTI Ternyata Sudah Susun RUU Dasar Negara Khilafah di Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here