Berita Terkini: Nasib Didin ‘Pencari’ Cacing Sonari Berubah Jadi Tahanan Kota!

0
1347
Cacing Sonari
Copyright©cacingsonari

Nasib Didin ‘Pencari’ Cacing Sonari Berubah Jadi Tahanan Kota!

Indowarta.com – Akibat cacing ajaib atau Cacing Sonari seorang laki-laki terancam hukuman 10 tahun penjara. Hal itulah yang dialami oleh Didin (48 tahun) warga Desa Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Didin dianggap telah mencuri di kawasan yang dilindungi oleh negara.

Pria paruh baya tersebut diketahui sehari-hari bekerja sebagai penjual jagung bakar untuk menafkahi keluarganya. Namun Didin pun tergiur dengan tawaran yang diberikan oleh seseorang yang memesan Cacing Sonari yang sering kali disebut cacing ajaib.

Cacing jenis ini merupakan cacing ajaib yang tidak diketahui banyak orang awam.  Namun cacing ini jika dijual bernilai cukup mahal dan harga per ekornya dapat mencapai Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu. Hal itulah yang membuat pedagang jagung yang penghasilan tidak menentu tergiur dengan tawaran tersebut.

Namun belum sempat Didin meneikmati hasil panen cacing ajaib itu dirinya sudah dibekuk oleh pihak kepolisian. Pria ini ditangkap di rumah kediamannya oleh aparat peengak hukum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Cacing Sonari
Copyright©cacingsonari

Akibat Cacing Sonari kini Didin harus mendekam hampir dua bulan lamanya di balik jeruji besi Polres Cianjur, Jawa Barat. Dia ditetapkan menjadi tersangka pencurian dan bestastus sebagai tahanan titipan Polisi Hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Didin ditangkap dengan tuduhan merusak lahan seluas 35 hektar di Taman Nasional Gunung Gede Pangango. Kini pria tersebut terancam hukuman penjara selama 10 tahun kerena dugaan mencuri cacaing sonari dan menebang pohon serta merusak tanah.

Namun saat menjalani pemeriksaan Didin membantah jika melakukan pengrusakan dan pencurian seperti yang dituduhkan. Dia menyangkal dengan mengatkan jika dirinya tak menebang pohon dan melakukan pengrusakan tanah di area konservasi.

Didin mengaku jika dirinya mengambil Cacing Sonari tidak dengan menebang pohon dan merusak tanah. Dia mengaku jika mengambil cacing ajaib itu dari tanaman kadaka atau masyarakat sekitar sering menyebutnya tanaman pakis sarang burung.

Dalam kasus ini ditemukan sejumlah kejangalan yakni salah satunya lahan seluas 35 hektar yang rusak. Banyak pihak yang menyatakan jika lahan yang begitu luas tersebut tak mungkin dirusak Didin dalam kurun waktu 2 minggu. Kini kasus tersebut masih menjadi misteri dan masih diungkap kebenarannya oeh pihak kepolisian.

baca juga : Berita Terkini: Lantaran Cacing Hutan Ini, Didin Si Penjual Jagung Bakar Harus Dibui!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here