Berita Terkini : BPJS Ketenagakerjaan Mulai Sambangi Driver GoJek Demi Jaminan Keselamatan Kerja !

0
1191
gojek

Berita Terkini : BPJS Ketenagakerjaan Mulai Sambangi Driver GoJek Demi Jaminan Keselamatan Kerja !

indowarta.com– Ribuan Driver Gojek lengkap dengan jaket hijau yang merupakan ciri khas kini berkumpul di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan, Jalan Gatot Subroto, Minggu 16 April 2016. Kali ini mereka datang bukan untuk aksi demontrasi, mereka datang untuk mengambil kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Agus Susanto yang merupakan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa driver Gojek ini akan diberikan jaminan keselamatan kerja yang sangat berguna apabila mereka mengalami kecelakaan kerja. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi untuk melindungi para driver Gojek.

Para Driver Gojek ingin rekan-rekannya sadar untuk menjada keselamatan mereka ketika berkerja. Jika terjadi kecelakaan kerja, maka BPJS Ketenagakerjaan ini bisa menjadi solusi bagi mereka driver Gojek.gojek

Mengingat beberapa waktu yang lalu seorang lady Gojek yaitu Wiwin mengalami kecelakaan karena ditabrak oleh pengendara mobil Isuzu Panther. Kala itu dia ingin mengantarkan penumpang di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada tanggal 28 Maret 2016 bulan lalu. Kejadian itu menyebabkan Wiwin harus kehilangan satu kakinya.

WAJIB BACA :  Reaksi GoJek dan Grab Saat Aturan Taksi Online Dicabut Oleh MA!

Walau begitu, Wiwin tetap tegar menjalani hidup dengan hanya satu kaki. Acara pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga dihadiri oleh CEO Gojek Nadiem Makarim. Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta Basuku Tjahaja Purnama juga ikut menghadiri acara ini.

Tercatat sebanyak 1.200 driver Gojek telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Para driver Gojek diikut sertakan dalam dua program yaitu jaminan kecelakaan kerja dan juga jaminan kematian.

Ilyas Lubis Direktur Perluasana Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS  Ketenagakerjaan mengatakan bahwa pengemudi Gojek digolongkan dalam pekerja informal. Diasumsikan pendapatan Gojek adalah Rp 1.000.000 per bulan.

Iuran yang harus dibayar adalah sebesar Rp 16.800 per bulan. Iuran tersebut meliputi antisipasi kecelakaan kerja yang besar iurannya Rp 10.000 per bulan dan kematian Rp 6.800 per bulan. Ilyas mengatakan bahwa pemgemudi bisa mengambil batas iuran yang lebih tinggi agar juga mendapatkan manfaat yang lebih banyak.

baca juga :

Berita Hari Ini : Kabar Dari Ahok Ini Bikin ‘Mimpi Buruk’ Bagi Ribuan Driver GoJek !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here