Berita Hari Ini : Indonesia Diminta Lakukan Operasi Militer Setelah Dua Pekan Lebih Abu Sayyaf Sandera WNI !

0
2815
abu sayyaf

Berita Hari Ini : Indonesia Diminta Lakukan Operasi Militer Setelah Dua Pekan Lebih Abu Sayyaf Sandera WNI !

indowarta.com– Jumlah sandera WNI yang kini berada di tangan Abu Sayyaf bertambah menjadi 14 orang. Mengenai hal ini pemerintah dinilai lambat melakukan tindakan.

Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo menyatakan seharusnya pemerintah mengambil tindakan konkret dalam persoalan ini. Sebagai contoh yaitu melakukan operasi milliter untuk membebaskan sandera WNI.

Indonesia dinilai mempunyai pasukan yang kuat. Namun sudah dua minggu penyanderaan berlangsung, masih belum menemui titik terang dan malah bertambah parah.

Dibandingkan dengan Negara lain, Indonesia dibilang lambar dalam menangani kasus penyanderaan oleh perompak Abu Sayyaf. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia terbilang lambat dalam melindungi warga negaranya.

Hermawan mendesak pemerintah untuk tidak tunduk dan membayar uang tebusan yang diinginkan oleh kelompok militant Abu Sayyaf. Sementara itu Charles Honoris yang merupakan anggota DPR RI mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam membebaskan sandera WNI.

abu sayyaf

Diharapkan pemerintah Filipina memberikan kesempatan untuk pihak Indonesia berperan aktif dalam upaya pembebasan sandera. Tidak ada alasan Filipipna menolak pemerintah Indonesia untuk terlibat langsung dalam kasus ini. Indonesia sudah berpengalaman mengenai pembebasan sandera seperti di Thailand dan Somalia. Yang terpenting adalah keselamatan para sanderanya.

sementara itu pihak Abu Sayyaf mengeluarkan ancaman keras kepada pemerintah Jerman. Abi Sayyaf meminta pemerintah Jerman segera menebus warganya. Jika tidak, sandera tersebut akan dipenggal.

Stefan Okonek yang berprofesi sebagai dokter ditangkap pada April lalu oleh Abu Sayyaf. Okonek tidak sendirian, ada rekannya yang juga diculik bernama Henrite Dielen.

Abu Sayyaf menuntut pemeritah Jerman untuk membayar uang tebusan sebesar USD 5,6 juta. Dalam sebuah video yang dirilis oleh Abu Sayyaf, nampak Okonek didudukkan di dalam sebuag lubang yang disinyalir akan memjadi kuburan Okonek seusai dipenggal.

Isis mengancam Jika Jerman tidak segera menebus warganya, maka mereka akan bernasib sama seperti Amerika Serikat dan juga Inggris yang pernah menjadi korban.

baca juga :

Berita Hari Ini : Dua Kapal Indonesia Ini Dibajak, 4 ABK Jadi Tawanan Kelompok Abu Sayyaf !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here