Berita Terkini: Apa Itu Disclaimer, Kok membuat Jokowi Marah marah?

0
1818
Disclaimer
Copyright©detik

Apa Itu Disclaimer, Kok membuat Jokowi Marah marah?

Indowarta.com – Banyak yang bertanya-tanya apakah itu sebenarnya Disclaimer yang membuat Presdien Joko Widodo (Jokowi) marah-marah. Jokowi marah kepada para menteri yang tidak mampu mengelola keuangan negara dengan benar.

Akibat dari pengelolaan yang tidak benar mereka medapatkan opini Disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Asal diketahui jika Disclaimer atau Tidak menyatakan Pendapat (TMP) meupakan opini paling buruk terhadap lembaga Keuangan (KL) terkait hasil audit laporan keuangan yang disampaikan oleh para menteri.

Tidak menyatakan pendapat merupakan opini yang menempati posisi paling buruk. Sedangkan diatasnya masih ada yakni Wajar Dengan pengecualian (WPD) dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan mendapatkan opini paling buruk oleh BPK wajar saja Jokowi marah terhadap sejumlah menteri keuangan.

WAJIB BACA :  Prabowo Lawan Sebanding Jokowi!

Mengenai hal ini juga dijelaskan oleh kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK, Yudi Ramdhan Budimana. Dia menuturkan jika opini Disclaimer sendiri muncul karena auditor tak bisa bekerja dengan maskismal untuk menelusuri atas laporan keungaan dari instansi terkait.

Disclaimer
Copyright©haloindo

Maka dari itulah tidak bisa memunculkan opini yang berada diatasnya yakni WPD dan WTP. ‘Disclaimer sendiri dapat dikatakan yakni auditor yang tidak busa menulusuri laporan keuangan dan akhirnya menghasilkan opini terrburuk ‘ ujarnya pada Rabu, 24 Mei 2017

Sementara itu dalam prosesnya sendiri auditor akan menerima sejumlah angka dari realisasi belanja maupun penerimaan utang dari sebuah instasi. Namun catatan atas belanja yang keluar tesebut asetnya tidak tersaji.

WAJIB BACA :  Ketika Megawati Lakukan Pertemuan Tertutup dengan Jokowi di Batu Tulis!

‘Laporan yang normal didukung oleh catatan dan juga dokumen pengeluaran misalnya saat belanja senilai Rp 100 miliar untuk pengadaaan pembangunan dan kendaraan bermotor. Namun itu semua tidak ada dan seharusnya auditor memastikan angka-angka dalam laporan tersebut’ ujar Yudi.

Semenatar itu terkait dengan Disclaimer ini pihak auditor telah memberikan kesempatan kepada isntansi untuk melakukan klarifikasi. Jika nantinya bahan tidak mencukupi untuk auditor akan tetap dikenaan disclaimer. Dengan hal tersebut BPK akan memandang ketidak mampuan instansi tersebut untuk mengelola keuangan dengan benar meskipun dam kurun waktu satu tahun anggaran.

‘Jadi menurut kami jika sistem internal kementerian Lembaga cukup lemah. Hal itu karena instasi tak dapat mengelola unag dengan baik dan juga benar’ tutupnya.

baca juga : Berita Terkini: Setya Novanto Akan Rayu Jokowi Jadi Capres Usulan Golkar?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here