Selain Lakukan Kekerasan, Geng Motor di Jagakarsa Juga Palak Pedagang!

0
507
geng motor
Copyright©humaspoldametrojaya

Selain Lakukan Kekerasan, Geng Motor di Jagakarsa Juga Palak Pedagang!

Indowarta.com – Salah seorang pemilik toko di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sandi (61) mengaku bahwa dirinya pernah melihat gerombolan remaja yang berkumpul di wilayahnya. Remaja-remaja tersebut rupanya meminta uang kepada salah seorang pedagang di lokasi tersebut.

peristiwa bermula pada bulan April lalu, saat Sandi pulang lari pagi. Di kemudian hendak pulang ke rumahnya. Namun ditengah jalan, tiba-tiba dia melihat ada sekumpulan remaja dengan membawa motor.

Ada sekitar 20 orang yang ada di pinggir jalan tersebut. Karena merasa takut, Sandi pun langsung bergegas ke rumahnya. Tak berselang lama, sekumpulang remaja itu pergi dari lokasi. Sandi kemudian keluar untuk melihat kondisi sekitar.

Kemudian ia menanyakan ke sebelah tokonya. Rupanya sekumpulan remaja yang diduga geng motor tersebut meminta uang dan sosis kepada pemilik toko disebelah Sandi. Pemilik toko itu mengaku dia menyerahkan uang tersebut lantaran khawatir dengan jumlah remaja yang banyak itu.

geng motor
Copyright©Tribunnews

Namun Sandi mengaku tidak tahu persis berapa jumlah uang yang diminta oleh remaja tersebut. ia juga mengaku tidak tahu asal  dari remaja tersebut.

Sekumpulan remaja itu memang dianggap meresahkan masyarakat. Namun situasi saat ini sudah kondusif. Warga selalu berjaga jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu polisi berhasil meringkus pemuda yang tergabung dalam geng motor pembuat onar di bilangan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi juga telah menetapkan remaja yang bernama PH lantaran membahwa senjata tajam dalam aksinya.

Anggota geng motor tersebut membuatkekhawatiran warga meningkat lantaran kerap membuat onar. Biasanya mereka membawa senjata tajam yang diseretkan pada aspal di jalan. Tak hanya itu, mereka juga menyerang pengendara motor yang melintas.

Motif dari para remaja yang tergabung dalam geng motor ini hanyalah ingin mendapatkan kekuasaan di kelompoknya. Menurut keterangan polisi, siapa diantara anggota geng tersebut yang berani membuat onar akan dijadikan ketua.

Polres Jakarta Selatan akan menindak tegas bila kelompok ini beraksi lagi. Bahkan pasla pidana juga akan diberlakukan jika terbukti. Selain itu polisi juga akan membentuk tim khisis guna meringkus geng motor pembuat onar.

Baca Juga Serangan Geng Motor Dalam Video Viral Menurut Pengakuan Warga!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here