Siapakah Target Utama Teror Bom Kampung Melayu, Polisi?

0
434
Bom Kampung Melayu
Copyright©Tribunnews

Siapakah Target Utama Teror Bom Kampung Melayu, Polisi?

Indowarta.com – Warga sekitar kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Barat dihebohkan dengan aksi bom bunuh diri Rabu malam, 24 Mei 2017. Bom Kampung Melayu ini meledak di sebelah Halte Bus Transjakarta di kawasan tersebut.

Hingga kini belum diketahui siapakan pelaku Bom Kampung Melayu dan apa tujuan meledakan bom di tempat itu. Peneliti di Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Universitas Indonesia, Solahudin angkat bicara menganggapi kejadian pengeboman ini.

Solahudin menduga jika pengeboman tersebut dilakukan oleh sejumlah teroris tertenti dan menjadikan aparat kepolisian targetnya. Hal tersebut terbukti meskipun mereka tak menyerang kantor polisi namun saat itu bom meledak tepat saat sejumlah aparat kepolisian berjaga di lokasi meledaknya bom.

‘Bukan halte bus atau terminal yang menjadi target mereka. Target yang diincar yakni aparat kepolisian yang tengah bertugas saat itu dan terbukti tiga anggota polisi tewas ditempat kejaidan akibat ledakan itu’ ujar Solahudin saat di Jakarta pada kamis, 25 Mei 2017.

Bom Kampung Melayu
Copyright©detik

Sementara itu diketahui jika akibat Bom Kampung Melayu ini membuat tiga orang aparat kepolisian tewas. Ketiganya beranama Ridho Setiawan, Taufan Tsunami dan Imam Gilang Adinata. Kemudian sebanyak 10 orang lainnya megalami luka-luka sehingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Menurut Solahudin sengaja mengincar Halte Bus Transjakarta tersebut karena melihat ada kerumunan polisi. Menurutnya pelaku teror bom itu tak langsung menyerang polisi karena sudah ada perbaikan di pos-pos polisi. Kondisi penjagaan saat itu dinilai ketat sehingga mereka mengalihkan serangan ke kerumunan polisi disebelah halte tersebut.

Dia menilai jika target utama yang paling dekat dengan serangan bom bunuh diri itu ialah polisi. Hal itu karena polisi dianggap musuh oleh para pelaku teror karena selama ini polisi banyak menangkap dan menembak mereka.

Bom Kampung Melayu ini diketahui meledak dua kali dan jarak kedua ledakan tak berselang lama yakni sekitar 5 menit. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan ledakan kedua terjadi sekitar pukul 21.05 WIB. Teror itu dipastikan sebegai bom bunuh diri karena melihat kondisi tubuh, kaki dan kepala pelaku yang tercerai berai setalah bom meledak.

baca juga : Berbagai Fakta Mencengangkan Soal Bom di Kampung Melayu!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY