Panglima TNI Lakukan Koordinasi dengan KPK Bongkar Banyaknya Korupsi di Militer!

0
555
Korupsi di Militer
Copyright©putih hitam

Panglima TNI Lakukan Koordinasi dengan KPK Bongkar Banyaknya Korupsi di Militer!

Indowarta.com – Ternyata bukan saja dilembaga pemerintahan yang sering dijumpai aksi korupsi namun kali ini aksi korupsi ternyata juga banyak di lembaga militer. Menanggapi Korupsi di Militer ini Panglima TNI Jendeal TNI Gatot Nurmatyo akan mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gatot Nurmantyo akan mendatangi lemabaga antirausah tersebut di Kuningan Persada, Jakarta Selatan pada Jumat, 26 Mei 2017. Kedatanagnnya ke pihak KPK terkait dengan Korupsi di Militer yang menurutnya banyak terjadi dan kedatangannya itu untuk meminimalissi angka korupsi tersebut.

Terlihat Gtot tidak sendirian dan dirinya ditemani oleh kepala staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Hadi Tjhjanto dan jajaran petinggi TNI lainnya. Mengenai kedatangan jendral TNI dan sejumlah pihak lainnya ke Gedung KPK ini juga dijelaskan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah.

Febri mengatakan jika Gatot dan sejumlah petinggi TNI tiba di Gedung KPK Jumat siang dan kedatangan orang nomer satu di TNI itu untuk mebahas penanganan kasus korupsi di lingkungn militer. ‘Panglima TNI dan sejumlah petingginya siang tadi melakukan rapat koordinsi dengn KPK. Rapat ini membahas mengenai penanganan kasus indikasi korupsi yang diduga melibatkn militer’ ujarnya.

Korupsi di Militer
Copyright©liputan 6

Seperti diketahui jika Korupsi di Militer beberapa waktu terkhir tengah hangat-hangatnya diperbincangkan. Hal tersebut berawal mengenai dari pihak TNI AU yang mengajukan untuk pembelian helikopter kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Pembelian helikopter kepresidenan tersebut rencananya dilakukan setelah mendapatkan ijin dari Presiden Jokowi. Namun nyatanya Jokowi menolak pembelian helikopter jenis AW101 dan menilai jika helikopter Super Puma yang yang juga digunakan sampai saat ini belum perlu diganti karena masih layak pakai.

Namun secara tiba-tiba helikopter AW101 tersebut berada di Lanud Halim Perdnakusuma beberapa waktu lalu. Dari itulah timbul tanda tanya yang besar sehingga mencuat kabar jika pada lingkungan militer terdapat aksi korupsi.

Bukan hanya kitu saja Korupsi di Militer yang didiuga terjadi namun juga didapati di instansi terkait lainnya. Selain militer dintaranya yang diduga terlibat tindak pidana korupsi yakni Badan Keamana Laut (Bakamla) hingga pengadaan kapal perang untuk instansi pemerintahan Filipina. Dengan adanya informasi ini nantinya KPK akan beriusaha menyelidiki dan mengungkap aksi korupsi di lingkungan militer tersebut.

Baca juga : Berita Terkini : KPK Mulai Lakukan Penyelidikan Soal Helikopter AW 101!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here