Jokowi Memang Beda Pendapat dengan JK di Pilkada DKI, Tapi tetap Akur!

0
597
Jokowi
Copyright©reportase

Jokowi Memang Beda Pendapat dengan JK di Pilkada DKI, Tapi tetap Akur!

Indowarta.com– Presiden Joko Widodo ini telah membantah mengenai isu yang telah menyebutkan pecah kongsi antara dirinya dengan wakil presiden Jusuf Kalla. Isu ini pun menyusul adanya perbedaan pendapat antara Jokowi dan juga Jusuf Kalla di dalam Pilkada DKI Jakarta.

baca juga : Berita Terkini: Wapres JK Tegaskan Hubungannya dengan Jokowi Baik Baik Saja!

Jokowi pada saat berada di dalam sebuah acara yang telah ditayangkan di salah satu stasiun televisi pada hari Kamis 25 Mei 2017 ini pun telah mengatakan “Kami dalam rapat-rapat di Istana kemudian makan siang bersama itu hampir setiap hari. Lalu apa lagi yang mau ditanyakan,” ujar Jokowi dalam acara”.

Jokowi juga sempat berkelakar ketika ditanyai mengenai dirinya dan Wapres Kalla kerap jalan sendiri-sendiri dalam hal menjalankan roda pemerintahan. Jokowi sembari tertawa mengatakan “Ya jalan sendiri-sendiri kalau pas Pak Wapres jalan ke London ya sendiri. Saya ke Papua juga sendiri. Memang jalan berdua itu enggak boleh. Rakyat harus tahu”.

Wapres Jusuf Kalla

Jokowi sendiri mengaku bahwa dirinya memang ada perbedaan pandangan politik dengan Jusuf Kala di dalam hal Pilkada DKI Jakarta. Jokowi senditi telah menegaskan bahwa dirinya tidak memihak ke pasangan calon manapun. Sementara itu Jusuf Kalla telah mengatakan bahwa dirinya memberikan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan Sandiaga Uno.

Jokowi mengatakan bahwa meskipun berbeda pandangan politik, hal ini tidak lantas dirinya dan JK pecah kongsi. Perbedaan pandangan politik itu merupakan hal yang sudah wajar dan sejauh ini dapat dikelola dengan produktif.

baca juga : Berita Terkini: Golkar Akan Tetap Usung Jokowi di Pilpres 2019 Nanti!

Namun ada waktu di mana Jokowi ini merasa isu pecah kongsi ini menjadi hal yang penting dan juga harus diklarifikasi. Dirinya pun berharap agar jawaban ini bisa meredam isu yang telah berkembang di masyarakat.

Jokowi mengatakan “Itu kan menghabiskan energi kita. Sebetulnya saya juga inginnya tidak masukkan ke pikiran. Tapi kalau semakin berkembang semakin berkembang dan kita tidak jelaskan, itu akan menghabiskan energi kita. Rakyat juga terbawa masuk ke sana”.

Lalu Jokowi melanjutkan “Padahal sekarang kita ini membutuhkan etos kerja yang keras, etos kerja yang tinggi, produktifitas yang tinggi untuk mengejar ketertinggalan kita dengan Jokowinegara yang lain”.

baca juga : 

Berita Terkini: Apa Itu Disclaimer, Kok membuat Jokowi Marah marah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here