Usai Baku Tembak di Marawi, Kemlu Pastikan 17 WNI di Filipina Aman!

0
495
Marawi
Copyright©cnnindonesia

Usai Baku Tembak di Marawi, Kemlu Pastikan 17 WNI di Filipina Aman!

Indowarta.com– Presiden Filipina yakni Radrigo Duterte ini telah memberlakukan darurat militer di Mindanao semenjak hari Selasa 23 Mei 2017 yang lalu. Aturan itu pun telah diberlakuan menyusul telah terjadinya baku tembak yang terjadi antara tentara Filipina dengan kelompok bersenjata di kota Marawi.

baca juga : Berita Terkini: Presiden Jokowi Ingin Pastikan Perlindungan WNI Saat Kunjungi Hongkong!

Terkait dengan hal itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir ini telah mengatakan bahwa berdasarkan dari informasi dari KJRI Davao, masih ada sebanyak 17 warga negara Indonesia yang ada di sana.

Arrmanatha di Kemlu, Jakarta Pusat pada hari Jumat 26 Mei 2017 ini telah mengatakan “Yang satu (orang) menetap di sana dan memiliki keluarga. Sebanyak 16 orang lainnya merupakan rombongan majelis tabligh”.

Marawi
Copyright©babatpost

Arrmantha sendiri telah mengatakan bahwa kondisi mereka pada saat ini sedang baik-baik saja. Lokasi dari tempat tinggal mereka ini memangah dekat dengan kantor polisi setempat. Para WNI juga mengiktui aturan yang berlaku selama masih berada disana. Arrmanatha mengatakan “Mereka mengkuti aturan tidak keluar pada jam tertentu”.

baca juga : Situasi Memanas, WNI di Korea Selatan dan Utara Akan Dipulangkan?

Arrmanatha telah menjelaskan bahwa Konsulat Jenderal di Davao ini juga telah mengupayakan evakuasi, namun para WNI ini mengaku masih ingin berada di sana. Meskipun begitu, Arrmanatha telah mengatakan bahwa Kemlu ini masih akan tetap melakukan komunikasi dengan perwakilan di Filipina untuk memastikan para WNI yang ada disana masih tetap aman.

Arrmanatha telah menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya juga masih belum mendapatkan informasi itu. Informasi yang telah diterima pada saat ini adalah 16 orang merupakan rombongan tabligh. Disana mereka pun melakukan ibadah keliling-keliling ke berbagai tempat ibadah.

Selain itu Arrmanatha sendiri juga masih belum bisa memastikan kebenaran dari kabar terkait dengan penemuan paspor WNI dengan atas nama Al Amin di daerah yang diserang oleh kelompok bersenjata tersebut.

Arrmanatha mengatakan” Beberapa waktu lalu ada info itu tapi kita belum tahu. Kita belum bisa memverifikasi, karena paspor masih dipegang oleh otoritas Filipina. kita akan verifikasi benar atau tidaknya apakah benar yang bersangkutan ada di Filipina”.

baca juga : 

Pakai Songkok dan Cium Bendera Merah Putih, Ezra Walian Kirim Pesan persatuan Saat Disumpah Jadi WNI!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here