Djarot Akan Dapat Dana Operasional Rp 2.5 Miliar Saat Dilantik Jadi Gubernur DKI!

0
483
Djarot
Copyright©detik

Djarot Akan Dapat Dana Operasional Rp 2.5 Miliar Saat Dilantik Jadi Gubernur DKI!

Indowarta.comDjarot Saiful Hidayat ini akan segera dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta definitif setelah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ini telah mundur sebagai gubernur DKI Jakarta. Bila nantinya Djarot sudah dilantik, maka dirinya akan menerima uang sebesar Rp 2,5 miliar setiap bulannya yang merupakan uang operasional.

baca juga : Anies Baswedan Berencana Dirikan Pelabuhan di Pulau Reklamasi, Begini Reaksi Djarot!

Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri yakni Sumarsono ini telah menjelaskan bahwa karena hingga bulan Oktber nanti Djarot ini tidak akan didampingi oleh wakil gubernur, maka yang operasional gubernur dan juga wakil gubernur ini digabung menjadi satu. Oleh sebab itu Djarot nanti bisa membawa pulang uang dana operasional sebesar Rp 2,5 miliar.

Soni di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada hari Jumat 26 Mei 2017 ini pun telah mengatakan “Karena posisi wakil (gubernur) nggak ada, dua-duanya (operasionalnya) digabung jadi satu. Jadi jauh lebih hesar hampir 2 kali lipat. Sekitar Rp 2,5 miliar-lah atau 0,14 dari PAD (Pandapatan Asli Daerah) totalnya”.

djarot saiful h
Copyrigth©Poskota

Menurut Soni, uang operasional yang akan diterima oleh Djarot ini akan bisa digunakan untjuk beberapa kebutuhan. Kebutuhan itu antara lagin untuk operasional wali kota, Sekda dan juga Bupati. Soni mengatakan “Tapi biaya operasional juga digunakan untuk biaya operasional wali kota, Sekda, bupati, masuk di dalamnya. Termasuk jamuan-jamuan dan penyelenggaraan berbagai acara forum-forum koordinasi. Terima tamu dubes, dan semua operasional di DKI disatukan”.

baca juga : Ini yang Dibicarakan Djarot Saat Jenguk Ahok di Rutan Mako Brimob!

Soni juga menambahkan bahwa itu juga bukan merupakan hak individu seorang Gubernur. Di dalam uang operasional itu akan ada biaya operasional untuk mendukung tugas kepemimpinan gubernur.

Sementara itu DPRD DKI Jakarta ini akan mengumumkan pemberhentian Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta pada hari Senin 30 Mei 2017 nanti. Sumarsono mengatakan bahwa pelantikan Djarot yang akan menggantikan Ahok menjadi Gubernur definitif DKI ini akan mengikuti jadwal Presiden. Sumarsono mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut lagi dari pihak Istana.

baca juga : 

Antara Pemilik Sah Jakarta dan Pengkhianat Jakarta Menurut Djarot!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here