Sambut Ramadhan, Rental PS Sampai Restoran Dilarang Buka Siang Hari di Aceh!

0
954
Copyright©Pojok Bisnis

Sambut Ramadhan, Rental PS Sampai Restoran Dilarang Buka Siang Hari di Aceh!

Indowarta.com – Selama bulan suci Ramadhan 1438 H, pengusaha tempat hiburan da rental PlayStation (PS) di banda Aceh dilarang membuka usahanya. Sedangkan untuk pengusaha hotel dilarang untuk membuka tempat karaoke dan menyediakan makanan maupun minuman pada siang hari.

seperti yang tertuang dalam Seruan bersama Musyawarah Pimpinan Daerah Kota Banda Aceh dan disebarkan ke berbagai tempat.seruan tersebut juga diteken oleh berbagai unsur pimpinan itu terdapat beberapa poin, diantaranya mengatur pemilik warung dan pengusaha salon, hotel dan tempat hiburan.

hal itu dikatakan oleh Kabag Humas Setdako Banda Aceh Dody Haikal, Jumat (26/5), “Untuk usaha biliar, PlayStation, dan hiburan lainnya dilarang beroperasi selama bulan puasa. Sementara pihak hotel dilarang menyediakan makanan dan minuman di siang hari, menggelar karaoke, disko, dan sejenisnya”.

Selain itu, pengusaha salon diperbolehkan buka usahanya sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. sedangkan pengusaha hotel dan kafe dilarang menyediakan makanan dan minuman pada siang hari, menggelar karaoke, dan hiburan lainnya.

ramadhan
Copyright©Ist

Bagi yang nonmuslim diharapkan agar menghormati pelaksanaan ibadah puasa dalam rangka pembinaan toleransi dan kerukunan umat beragama. Khusus untuk WNA yang berada di banda Aceh, juga diharapkan dapat mengikuti ketentuan yang berlaku selama bulan Ramadhan.

Selain tempat PS dan hiburan lainnya, selama bulan suci Ramadhan pemilik usaha makanan dan minuman dilarang untuk berjualan mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Mereka baru boleh menjajakan makanan dan minuman pada sore hari atau tida jam menjelang waktu berbuka.

Imbauan larangan berjualan tersebut tertuang dalam Forum Koordinas Pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh. Terdapat sejumlah poin yang terdapat dalam seruan ini.

Poin pertama mengatur agar penjual makanan dan minumam menjajakan dagangannya mulai pukul 16.00 WIB. sementara poin kedua yakni melarang pengusaha warung kopi berjualan saat berlangsung shalat Tarawih.

Seruan tersebut dikeluarkan pada Kamis, 25 Mei 2017 dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan 1438 H melaksanakan syariat Islam secara kaffah.

Baca Juga Sambut Ramadhan, Polda Metro Jaya Tingkatkan Operasi Cipta Kondisi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here