Menteri Agama Beri Dua Sanksi Kepada Penerbit yang Salah Cetak Al Quran!

0
500
lukman hakim
Copyright©rantaisupplay

Menteri Agama Beri Dua Sanksi Kepada Penerbit yang Salah Cetak Al Quran!

Indowarta.com –  Kali ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tengah menghadapi kasus Salah Cetak Al Quran yang beberapa hari terakhir terjadi. Kini pihaknya akan menaggapi serius megenai dugaan Alquran salah cetak yang kini tengah banyak diperbincangkan oleh publik.

Mengenai dugaan Salah Cetak Al Quran ini Menteri Lukman mengatakan telah mengambil tindakan tegas kepada penerbit. Dia mengaku telah memberikan dua sanksi terhadap pihak penerbit yang telah melakukan kesalahan dalam mencetak kitab suci yang menjadi pedoman umat islam tersebut.

Menteri Lukman mengatakan sebelumnya telah memanggil pihak perusahaan yang menerbitkan Al-Quran yang diduga salah cetak itu. Pihak PT Suara Agung langsung diminta untuk menemui Kementerian Agama (Kemenag) setelah kejadian tersebut ramai diperbincangkan publik.

Pemanggilan itu sendiri dilakukan unuk meminta keterangan dan pertaggungjawaban terkait kesalahan mencetak Al-Quran. Pihak perusahaan telah mengakui kesalahan mengenai kesalahan dalam mencetak itu dan siap untuk bertanggung jawab.

Lukman Hakim
Copyright©icrp-online

Mengenai kasus dugaan Salah Cetak Al Quran ini sendiri kini tengah menjadi bahan perbincangan oleh netizen di media sosial. Namun Menteri Lukman mengatakn jika perusahaan mengakui kekhilafnnya dan perusahaan diminta untuk menarik cetakan yang salah tersebut.

‘Perwakilan dari perusahan yang kami datangkan mengakui kekhilafannya. Kami kemudian meminta agar penerbit menarik kembali semua alquran yang sudah diterbitkan saat itu’ ujar Lukman Hakim saat berada di Jakarta pada Jumat 26 Mei 2017.

Bentuk sanksi yang ditetapkan oleh Kementerian Agama yakni ada dua. Yang pertama yakni dengan meminta penerbit menarik seluruh Alquran yang terlanjur diedarkan. Kemudian yang kedua Alquran yang sudah dicetak dan belum sempat diedarkan juga akan diminta dan akan segera dimusnahkan karena dapat mengganggu umat islam.

Salah Cetak Al Quran ini sendiri mencuat setelah masyarakat Indonesia menemukan Al-Quran dengan cetakan tanpa ada surat Al-Maidah ayat 51-57 didalamnya. Namun Menag sendiri menyimpulkan jika kesalahan yang dilakukan oleh penerbit lebih kepada penataan halaman.

Sedangkan perusahaan penerbit Alquran ini yakni PT Suara Agung juga telah mengeluarkan surat klarifikasi mengenai kejadian ini. Pihaknya meminta maaf kepada seluruh umat islam terkait kesalahan serta kelalaian dalam mencetak kitab suci umat muslim tersebut.

baca juga :  Menjelang Sidang Isbat, Kemenag Siapkan Tim Pemantau di 84 Titik Se Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here