Berita Terkini: Polisi Siap Bantu BBKSDA Ungkap Motif Kematian Harimau Sumatra!

0
818
Copyright©detik

Polisi Siap Bantu BBKSDA Ungkap Motif Kematian Harimau Sumatra!

Indowarta.com – Polda Sumatra Utara mengaku siap membantu BBKSDA mengungkap kematian harimau Sumatra di Labuhanbatu Utara. Saat ini, kematian harimau tersebut tengah diselidiki oleh BBKSD Sumatra Utara (Sumut).

Seperti pernyataan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari ginting, Jumat (26/5), “Kalau mereka minta bantuan, kita siap bantu untuk mengungkap, membantu penyelidikan”.

Belajar dari kematian harimau Sumatra, Rina kemudian mengimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama melindungi satwa yang dilindungi ini. Selain itu dia juga meminta kepada masyarakat untuk melapor jika mereka melihat adanya penyalahgunaan atau pelanggaran terkait hewan yang dilindungi tersebut.

Baca Juga Berita Terkini: Begini Cerita Ibunda Soal Putrinya, Bocah yang diterkam Anak Harimau di Jatim Park!

Rina juga berharap agar semua satwa yang dilindungi, bersama-sama dijaga. Ia juga mengatakan jika masyarakat mengetahui adanya satwa yang dilindungi diminta untuk menghubungi ke pihak BBKSDA Sumut maupun polisi setempat.

harimau
Copyright©Antara

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, BBKSDA Sumut mendapatkan laporan terkait dengan harimau Sumatra yang mati pada Kamis (25/5) lalu. Terdapat luka di bagian kepala hariamau yang mati tersebut.

Selain itu, bebrapa bagian tubuh dari harimau tersebut telah hilang seperti alat vital, kulit kening di kepala, kumis dan ujung ekor. Hal semacam ini sungguh disayangkan. Hewan yang semakin langka dan dilindungi ini seharusnya di jaga, bukan malah diburu.

Plt Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan BBKSDA Sumut, Herbert Aritonang mengatakan, pihaknya kini masih melakukan penyelidikan motif dari harimau yang diduga mati akibat dibunuh ini.

“Harimau dengan panjang 160cm dan tinggi 68 cm ini sebelumnya pernah terkena jerat. Kemudian masuk ke perkampungan dengan kondisi lemah”. Usia dari harimau Sumatra yang mati karena dibunuh ini diperkirakan berusia 5 tahun.

Baca Juga Tragis, ,Seorang Bocah diterkam Harimau di Museum Satwa Jatim Park II!

Herbert mengatakan, hilangnya alat k*lamin itu diduga digunakan untuk obat. Ia kemudian menegaskan bahwa setiap bagian tubuh satwa dilindungi tidak boleh diperjualbelikan. Maka dari itu aktivitas tersebut illegal.

Terkait dengan kronologi terbunuhnya harimau ini, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Namun ia mengatakan harimau itu mat karena senjata tajan. Untuk kronologinya masih diselidiki lebih lanjut.

Baca Juga Berita Terkini: 3 Orang Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Orangutan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here